“GAS BERACUN KAB.MADINA, KEMANA 22,5 MILIAR SERANGGA DISELAMATKAN?”
.
SURAT TERBUKA DARI HUTAN & GUNUNG SORIK
Nomor : 003/SULTAN-TNBG/MADINA/X/2026 Sifat : DARURAT NYAWA & RUANG HIDUP Perihal :
Laporan Investigasi Kebocoran Gas Beracun H2S Geotermal Sorik Marapi Bagi Hewan.
.
Kepada Yang Terhormat: Presiden Republik Fabeliano (FABJOUR) Miss Pussy Noni di Bandung, Jawa Barat
.
Cc: Aliansi Masyarakat Adat Mandailing & Seluruh Relawan #SahabatKPK!
Salam dari penguasa rimba yang terasing,
Saya, Sultan Harimau Sumatra, salah satu tetua di hutan dan gunung Kab.Madina pemegang amanah dan Penjaga keseimbangan tanah Mandailing sejak kawah purba Sorik Marapi masih tertidur lelap ratusan ribu tahun lalu merasa penting mengirimkan surat kepada Ibu Presiden melalui Nasution Bersaudara (Ali Monang dan Mawardi) .
Ibu Presiden, Jika edisi sebelumnya saudaraku Raja Ikan Mirah menangis karena aliran air bawah kami hancur lebur oleh bubuk merkuri Tambang emas ilegal (PETI), kini giliran saya dan rakyat mamalia darat yang sekarat karena trauma kasus Tragedi Kebocoran Gas Hidrogen Sulfida (H2S) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, adalah bulan Januari 2021 – Februari 2024 lalu.
Berikut Rangkuman Kejadian dan Dampak
PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) – Perusahaan pengembang energi panas bumi yang menjadi sumber kebocoran gas H2S di wilayah Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Dan yang menjadi korban adalah warga Desa Sibanggor Julu karena sering terdampak paparan bau menyengat dan keracunan gas hingga memicu evakuasi warga.
Kronologi Singkat Tragedi H2S
Januari 2021 – Sebanyak 5 orang warga meninggal dunia secara mendadak akibat paparan gas beracun di sekitar lokasi proyek. September 2022 – Sebanyak 83 warga dari Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga dilarikan ke rumah sakit karena mual, muntah, dan pusing. Dan, Februari 2024 – Lebih dari 100 warga kembali harus mendapatkan perawatan medis akibat aktivitas pembukaan sumur baru (Wellpad V).
Ibu Presiden Miss Pussy Noni,
Gunung Sorik Marapi (GSM) merupakan salah satu puncak tertinggi yang seluruh kawasannya berada di bawah payung perlindungan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG)., dimana itu juga merupakan rumah bagi 53 jenis mamalia , 288 jenis burung , dan 22,5 miliar jenis serangga, dsb.
.
Dampak dari kegagalan sistem deteksi dan kebocoran gas hidrogen sulfida (H2S) serta paparan radiasi lumpur panas panas bumi ini sangat mematikan bagi flora dan fauna di sekitar kaki Gunung Sorik Marapi.
.
Itu yang manusia lupa hitung, jika luas hutan saat ini > 72.803,75 hektar, yang 15.000-20.000 hektarnya ditumbuhi pohon dewasa ketinggian 20-50 meter dan disetiap pohon itu hidup 10.000-50.000 individu serangga maka akan ketemu jumlah sekitar 22,5 miliar serangga. Lalu akan dibawa kemana mereka agar selamat dari keracunan?
Ibu Presiden Miss Pussy Noni,
1.Hingga Oktober 2026, status operasional dan dampak dari PT.SMGP masih terus berjalan di tengah pro-kontra, gugatan hukum, dan klaim peningkatan teknologi.
2.Produksi Tetap Berjalan dan Meningkat: Meskipun sempat berkali-kali mendapatkan sanksi penghentian sementara akibat kebocoran gas beracun H2S (terakhir insiden besar pada Februari 2024), namun PT.SMGP ini entah bagaimana ceriteranya tetap beroperasi penuh. Hingga tahun 2026,bahkan perusahaan induknya, KS Orka Renewables, telah mengoperasikan 5 unit pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di wilayah Sorik Marapi dengan kapasitas produksi energi bersih yang terus meningkat signifikan.
3.Klaim Teknologi Lebih Aman: Pihak manajemen mengklaim telah menerapkan sistem Rigless Architecture Geothermal Power Plant (RAGPP) dan memperketat mitigasi kebocoran demi memastikan operasional yang ramah lingkungan dan aman bagi masyarakat sekitar.
5.Selain trauma kebocoran gas H2S dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat sempat dikejutkan oleh kemunculan manifestasi semburan lumpur panas di areal lahan garapan warga Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan.
6.Kritik Pelanggaran HAM: Organisasi lingkungan seperti Walhi Sumut tetap konsisten menyuarakan dugaan pelanggaran HAM dan mendesak evaluasi pendanaan hijau proyek ini, mengingat catatan buruk keselamatan warga yang hingga kini menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat Ring 1.
7.Untuk meredam konflik, PT SMGP gencar melakukan pendekatan sosial berupa program kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah (SMGP Goes to School), pemberian beasiswa pendidikan, serta membantu pembenahan infrastruktur irigasi sawah warga yang jebol di sekitar wilayah Puncak Sorik Marapi
udara di atas kepala kami dipenuhi racun berkedok Proyek Strategis Nasional!
Atas semua hal diatas, maka melalui surat ini kami memohon dukungan, atensi dan bantuan Republik Fabeliano, solusi apa yang tepat untuk mengatasi tragedi berulang ini karena pendekatan kompensasi (tali asih) saja terbukti gagal melindungi nyawa manusia.
Demikian, semoga Ibu Presiden Miss Pussy Noni segera menanggapinya. Dan, kepada Koranjokowi.com dan #SahabatKPK!, kami ucapkan terimakasih atas ditayangkannya surat ini.
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl. 6 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment