Feri Manurung, “PUPUK PATEN, PETANI SEJAHTERA  & SWASEMBADA PANGAN 2026–2029”(3) 

Feri Manurung,

“PUPUK PATEN, PETANI SEJAHTERA  & SWASEMBADA PANGAN 2026–2029”(3)

Teman teman khususnya para petani dimana saja berada, 

Saya Ferianto Manurung – Kord.Koranjokowi.com dan #SahabatKPK! Kota Medan – Sumatera Utara, pada 2 edisi sebelumnya kami sudah coba kupas dari segala sudut ya, nah kali ini kami mau bicara tentang Keuntungan Pupuk Paten yang Tidak Dimiliki Pupuk Organik Lain, itu seperti apa. Semoga bermanfaat.

Presiden Ir.H. Sukarno sangat memuliakan petani, bahkan kerap beliau menyebut PETANI adalah singkatan dari  Penyangga Tatanan Negara Indonesia. “Hidup matinya bangsa dan negara besar ini  berada di tangan sektor pertanian, sehingga kesejahteraan petani dan peningkatan hasil produksi mutlak harus diutamakan. Kalian, para petani dimana saja berada, busungkan dadamu karena kalian adalah ‘soko guru’   dan penyangga tatanan negara karena dari kalianlah kedaulatan dan fondasi kehidupan bangsa berasal. Mari kita belajar dari kehidupan Ki Marhaen,  seorang petani gurem. Dimana hanya memiliki tanah sekadar sepertiga hektar, cangkul sendiri, dan benih sendiri, namun dia bisa melanjutkan hidup harian!”

“Aku ingin kalian menjadi Ki Marhaen,  untuk tidak pasrah dengan kekurangan dan kemiskinan. Menurutnya, kemiskinan petani gurem bukanlah takdir, melainkan akibat dari hisapan sistem ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Beliau membakar semangat mereka agar bangkit berjuang merebut kemerdekaan ekonomi (Berdikari). Aku mendoron Petani harus mulai menggarap dan memaksimalkan pertanian tanah kering (perladangan). Lihat negara-negara di Eropa ,Amerika, Thailand atau Vietnam  yang petaninya bisa sangat makmur meski pertanian kering dan lahan terbatas”, demikian sebagian dari kutipan pidatonya termasuk saat pidato di IPB tahun 1952 lalu.

Teman teman dan para petani dimana saja berada,
Pupuk organik adalah juru selamat yang mengembalikan cacing-cacing tanah, memperbaiki struktur biologi lahan, dan memastikan bumi Nusantara tetap subur untuk generasi anak cucu kita.
Sudah saatnya kita berhenti memohon-mohon belas kasihan pada sistem distribusi pupuk yang korup kalau pun ada ‘berharga mahal, maka mari kita angkat cangkul, kumpulkan sisa-sisa organik di sekeliling kita, dan racik sendiri kemakmuran di ladang kita. Menolak tunduk pada kelangkaan pupuk subsidi adalah langkah awal. Berdikari dengan pupuk organik adalah kemenangan sejati kaum Marhaen

Secara umum penggunaan pupuk organik masih terbilang yang paling aman untuk tanaman. Nah, tentunya dengan adanya tambahan tekonologi nano akan membuat pupuk paten berbeda dengan pupuk lainnya. Apa saja kelebihannya dibandingkan dengan pupuk organik pada umumnya?

Teman teman dan para petani dimana saja berada,

Pupuk paten dapat diserap secara vertikal, sedangkan pupuk organik biasa terserap secara horizontal pada tanaman. Penyerapan vertikal yaitu penyerapan yang tidak memerlukan proses fotosintesis, sehingga penyerapan bisa maksimal pada akar, batang, daun, bunga, dan buah. Selain itu kandungan unsur hara pada pupuk tidak memerlukan pengolahan terlebih dahulu, dengan kata lain pupuk adalah ‘makanan siap saji’ untuk tanaman.

Masih ada kemungkinan kecil penggunaan pupuk organik biasa akan merusak ekosistem lahan. Penggunaan pupuk paten meminimalisir rusaknya ekosistem namun kualitas unsur hara yang terkandung didalamnya tetap terjaga. Teknologi nano membantu menjaga unsur hara tetap utuh dan tidak menguap maupun ikut mengalir dengan air.

Keunggulan pupuk panen tidak hanya pada teknologinya saja, namun manfaat lain yang bisa dirasakan oleh tanaman, seperti:

1.Masa panen lebih cepat

2.Merangsang tumbuhnya buah diluar musim panen

3.Menghemat biaya produksi

4.Membantu memperbaiki kualitas tanah untuk periode tanam selanjutnya

5.Menambah daya tahan tanaman terhadap perubahan cuaca dan iklim yang ekstrim.

Teman teman dan para petani dimana saja berada,

Pupuk Paten bukan sekadar memberi hasil panen, tapi menyembuhkan tanah jangka panjang. Dengan dukungan perusahaan yang berpengalaman, legalitas kuat, dan terbukti sukses di luar negeri, produk ini menjadi pondasi kokoh agar petani makmur, tanah tetap subur, dan Indonesia merdeka dalam pangan. Informasi : Email,koranprabowo@gmail.com, Hp. 0821 6101 8458.

BERSAMBUNG

(Red-01/Foto.ist)

 

Feri Manurung, “KAMI AKAN RUBUHKAN KANTOR GUBSU & WALIKOTA MEDAN!”

 

Tentang Koran Jokowi 4517 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan