Kabar Dairi Sumut (44), HANYA DI KAB. DAIRI, KEPSEK YANG SUDAH MENINGGAL BISA DILANTIK ?

The sun sets over St Peter's Church graveyard in Swepstone, Leicestershire, in the east Midlands, February 20, 2004. NO RIGHTS CLEARANCES OR PERMISSIONS ARE REQUIRED FOR THIS IMAGE REUTERS/Darren Staples MR/MD/THI - RP4DRIGUPWAA

Kabar Dairi Sumut (44),

HANYA DI KAB. DAIRI, KEPSEK YANG SUDAH MENINGGAL BISA DILANTIK ?

KoranJokowi.com, Kab. Dairi, SUmut : Publik atau masyarakat Kabupaten Dairi khususnya sebagaian pengamat dan pegiat control sosial bertanya tanya, bingung atas konsep dan kebijakan Pemerintahan Kabupaten Dairi dalam hal ini Bupati Dairi Eddy K.A. Berutu.

Wajar bertanya dan bingung karena Bupati Dairi Eddy K.A Berutu melantik seseorang yang sudah wafat atas nama Sanggian Tarigan Jabatan Lama Kepala Sekolah Dasar ( SD ) Negeri 034805 Sopobutar Kecamatan Siempat Nempu Hilir dimutasi menjadi Tenaga Pengajar ( Guru ) di SD 030399 Palipi Kecamatan Silimapunggapungga, Rabu ( 2/3/2022).

Informasi yang diperoleh KoranJokowi.com dari sumber yang identitasnya tidak mau disebut, setelah melihat dan membaca konsideran pelantikan Eselon III dan Eselon IV di Lingkup Pemkab Dairi yang diperoleh dari pihak pengelola informasi Pemkab Dairi bahwa atas nama Sanggian Tarigan Spd.SD sudah wafat / meninggal pada Tanggal 1 Februari 2022.

Meninggalnya Sanggian Tarigan Spd.SD di kuatkan dengan adanya postingan di Akun FB Lizna Febrina Kembaren dengan tampilan Gambar Sanggian Tarigan SPd.SD terbaring ditempat tidur perawatan pasien dengan kondisi tangan di infus dan dibantu pernafasan dengan oksigen. Dalam postingan FB – Lizna Febrina Kembaren tersebut ditulis “selamat jalan mama tengah Sanggian Tarigan simelas”.

Melalui Chatingan Whats App Koran Jokowi.com mencoba konfirmasi kepada Pejabat berwenang terkait Pelantikan PNS di Lingkup Pemkab Dairi tersebut antara lain Sekretaris Daerah Budianta Pinem, Sekretaris BPKSDM Roy Sinaga, Kepala Dinas Pendidikan Fatimah Pohan, namun masing masing Pejabat tersebut belum berhasil dikonfirmasi alias tidak berkenan membalas atau menjawab.

Beberapa pegiat control sosial sekaligus pengamat kebijakan Pemkab Dairi dalam hal ini Bupati Dairi Sarifuddin Siregar mengatakan diduga kuat Pelantikan Pejabat Eselon III dan Eselon IV kali ini terkesan jual beli jabatan, bukan karena Kinerja dan Prestasi dengan ada Makelar.

KoranJokowi.com juga menyimpulkan bahwa penempatan PNS pada jabatan yang baru dilantik terkesan ada kepentingan kelompok atau oknum tertentu dengan tetap memutasi PNS yang sudah meninggal, demikian juga Camat yang menurut pengamatan KoranJokowi.com misalnya Camat Kecamatan Parbuluan Rafael Siringoringo yang benar benar bekerja keras dan mampu menjalin komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat di mutasi menjadi Kasie di Kelurahan Kuta Gambir Sidikalang.

Sementara itu Camat Siempat Nempu Hilir Swanto Sitakar sebagaimana tulisan KoranJokowi.com edisi sebelumnya terkait sikap dan etika Camat Swanto Sitakar yang menutup nutupi jawaban penggunaan Dana Desa masing masing Desa se Kecamatan Siempat Nempu Hilir yang dialokasikan untuk penanganan penyebaran Covid – 19 dan untuk Fisik TA 2020 dan telah mengintervensi seoarang Kepala SD yang mengeluarkan Surat Keterangan Tamat di Lantik menjadi Camat Sidikalang.

(Delon Sinaga )

Lainnya,

Kabar Dairi Sumut (43), “SALING TUDING  DI KAB. DAIRI ,AKIBAT MENINGGALNYA LASMARIA SINURAT DAN CALON BAYINYA !” – KORAN JOKOWI

Tentang RedaksiKJ 2722 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. Kabar Dairi Sumut (45), KASUS BOP PAUD RP.5,4 MILYAR MENUJU ISTANA MERDEKA, MABES POLRI & KPK !? - KORAN JOKOWI

Tinggalkan Balasan