Kabar Jakarta (106), Mengenal LIT Nanning Urusan Asean- China

Kabar Jakarta (106),

Mengenal LIT Nanning Urusan Asean- China

Koranjokowi.com, Jakarta :

Lembaga Kerjasama Ekonomi,Sosial Budaya Indonesia
-Tiongkok (LIT), mengadakan pertemuan guna mendeklarasikan pembentukan LIT Nanning
Urusan Asean- China, Rabu 29 Maret 2023 di Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta
diawali dengan berbuka puasa Bersama.
Pembentukan LIT ini dihadiri oleh : Ketua Dewan Penasehat LIT Dra. SB Wiryanti Sukamdani,
Wakil Ketua Umum LIT (Urusan Hubungan ASEAN-Tiongkok) Juan Gondokusumo, Wakil Ketua
LIT KDH Tranku, Dewan Penasehat Adharta Ongkosaputra. Hadir pula Konjen Kedubes RI untuk
Guangzhou 2004, H. M. Soewito.

Juan Gondokusumo wakil ketua umum LIT mengatakan
pembentukan LIT Nanning sangat penting dan strategis, karena Nanning merupakan ‘Jendela
Tiongkok Menuju ASEAN’. “Nanning dari dulu sejak Jiang Zeming sudah menjadi ‘Jendela
Menuju ASEAN-nya Tiongkok. Dan kini Xi Jinping lebih memperkuatnya lagi. Karena itu kata
Juan, kita selaku pelaku bisnis harus memanfaatkannya dengan baik untuk terus meningkatkan
hubungan dengan Tiongkok,” kata Juan. 2045, tepat 100 Tahun Indonesia Merdeka. Indonesia
menjadi “The Big five Dunia” “Beberapa hal yang menjadi sasaran pemerintahan Presiden
Jokowi untuk bisa mencapai target tersebut adalah pembangunan insfrastruktur,
pengembangan sumber daya manusia, pengembangan teknologi, meningkatkan ketahanan
pangan dan mengatasi kemiskinan dan stunting,” kata Yanti.

Handshake

Sementara Adharta Ongkosaputra
mengajukan tiga hal penting yang bisa menjadi program LIT Nanning ke depan. Pertama,
menolong sesama. Salah satunya dalam bidang pendidikan. “Kedekatan hubungan dengan
Tiongkok, bisa dengan cara mengirimkan beasiswa ke RRT untuk anak-anak bangsa yang
berprestasi. Saya usulkan LIT memberikan kelas Bahasa Mandarin gratis kepada remaja dan
pemuda di Grand Sahid Jaya,” ujarnya. Kedua, nilai strategis. Memanfaatkan kedekatan
hubungan LIT dengan RRT agar bisa memberikan nilai strategis bagi Indonesia.

Hubungan dagang bisa menjadi salah satu yang bisa dikembangkan, termasuk upaya meningkatkan ekspor
ke Tiongkok. Ketiga, transfer teknologi. “Sudah sejak lama Nabi Muhammad memberikan
arahan “tuntutlah ilmu hingga ke negeri Tiongkok”. Hal ini perlu ditekankan lebih lanjut, agar
kita bisa transfer teknologi dari RRT. Misalnya pertukaran mahasiswa, belajar dua tahun di
Indonesia, lalu 3 sampai 4 tahun tahun di RRT. Dari semua yang saya sampaikan dengan
harapan bisa menimbulka efek domino,” kata Adharta.

Di LIT Nanning ini, Juan Gondokusumo
menjadi Ketua, Wiryanti Sukamdani menjadi Pelindung, KDH Tranku sebagai Ketua
Penasehat, Adharta Ongkosaputra sebagai Wakil Ketua Penasehat. Sedangkan penetapan
nama-nama lainnya bakal menyusul.

( Ring-o/Foto.ist)

Lainnya,

Tentang RedaksiKJ 3837 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan