S.Yusup, S. Jatim. “KASUS HUTANG JK, PEMERINTAH DIAM ?”

S.Yusup, S. Jatim.

“KASUS HUTANG JK, PEMERINTAH DIAM ?”

Di warung-warung kopi pinggiran desa Kab. Jombang, Jawa timur isu hutang mantan Wapres Jusuf Kalla masih terus hangat termasuk hari ini (12/5), agar tidak miskomunikasi saya pun menghubungi PimRed meminta tanggapan atas hal ini, berikut catatannya:

Kalla Group, perusahaan milik Jusuf Kalla, ‘memang’ dikabarkan memiliki utang kredit perbankan sekitar Rp. 30,33 triliun per April 2026, terutama dari bank-bank BUMN (Himbara) seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BSI. Jusuf Kalla mengonfirmasi angka tersebut, namun menegaskan bahwa itu adalah kredit produktif untuk proyek PLTA, bukan kredit macet, dan perusahaan beroperasi normal tanpa gagal bayar. Berikut adalah fakta terkait isu tersebut:
Detail Pinjaman: Berdasarkan narasi yang beredar per April 2026, pinjaman terbesar berasal dari Bank Mandiri (\(Rp16,38\) triliun), diikuti BNI (\(Rp7,1\) triliun), BRI (\(Rp6,08\) triliun), dan BSI (\(Rp766,5\) miliar).
Tujuan Kredit: Jusuf Kalla menjelaskan bahwa dana Rp.30 triliun tersebut digunakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera. Proyek ini bertujuan mendukung energi hijau.
Bukan Kredit Macet: Jusuf Kalla menegaskan perusahaannya (Kalla Group) selama 75 tahun tidak pernah gagal bayar kredit. Ia bahkan menyebut angka Rp.30 triliun “kecil” dibandingkan dengan total nilai proyek.
Konteks Bisnis: Kredit tersebut dianggap sebagai bagian dari kepercayaan bank terhadap grup bisnis yang bergerak di bidang otomotif, konstruksi, dan energi.
“Isu ini ramai diperbincangkan karena perbedaan pandangan antara posisi Jusuf Kalla yang sering mengkritik utang pemerintah dengan fakta bahwa perusahaannya memiliki pinjaman dalam jumlah besar ke bank milik negara.Dan anehnya pemerintah diam biasanya kabinet ini selalu klarifikasi, ahahah”, tutup PimRed.
(Red-01/Foto.ist)

  • CATATAN REDAKSI :

    Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id kami mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, tgl.12 Mei 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id tidak bisa di-akses karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan maka untuk sementara seluruh informasi akan kami tayangkan disini , di Koranjokowi.com, mohon maaf atas segala ketidak-nyamanannya.

Tentang Koran Jokowi 4273 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan