Budi DG, “SUKARNO  1948-1949 DI BERASTAGI & PARAPAT TOBA”

Budi DG,

“SUKARNO  1948-1949 DI BERASTAGI & PARAPAT TOBA”

Koranjokowi.com, Parekrafbud :

Patung Soekarno di Berastagi terletak di pelataran ‘Rumah Pengasingan Bung Karno’ di Desa Lau Gumba, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Patung perunggu setinggi 7 meter ini menampilkan sosok Paduka Ir.H.  Soekarno dalam posisi duduk, menandai lokasi bersejarah tempat pengasingan Paduka bersama Sutan Sjahrir dan H. Agus Salim pada Agresi Militer Belanda II (Desember 1948). Yang kini dikenal dengan nama ‘Mess Sempurna’
Patung perunggu setinggi 7 meter dengan posisi duduk ini  diresmikan pada 21 Juni 2005 (tepat 35 tahun wafatnya Bung Karno).  Rumah pengasingan ini berarsitektur Eropa, dibangun tahun 1719, dan pernah menjadi tempat penahanan tiga pemimpin RI selama 12 hari.

“Benar kata PimRed yang telah awal kesini tahun 2020 lalu, susananya memang menyenangkan namun sayang saya tidak bisa mandi ditempat Paduka Sukarno mandi bahkan konon beberapa kali beliau bersembunyi disumur sana saat konflik dengan Belanda”, kata saya dalam hati, enerji positip disini memang luar biasa.

Keberadaan Paduka  Soekarno di Berastagi dirahasiakan oleh Belanda sejak  22 Desember 1948, tidak banyak yang tahu bahwa Soekarno, Sutan Sjahrir, dan H. Agus Salim ditawan di sini hingga  18 hari lamanya namun kemudian bocor diketahui warga setempat dan mata-mata yang bekerja disana sebagai pelayan.
Informasi ini pun menyebar hingga ke telinga Laskar Rakyat di Tanah Karo, mereka pun menyusun rencana namun Paduka melarang karena akan terjadi perang hebat dan mengakibatkan banyak korban karena perlengkapan perang Belanda lebih kuat saat itu.

Namun laskar sudah bertekad hidup atau mati, Mayor Selamat Ginting pun beberapa kali mengirimkan ‘kurir’ bertemu Paduka untuk membicarakan hal ini bahkan ditetapkan tgl. 1 Januari 1949 namun Paduka tetap menolak kalau pun lokasinya sudah dikepung dan dikuasai ratusan laskar dan warga setempat yang tersebar di hutan pinus. Akhirnya mereka taat hingga kemudian Paduka dan tokoh lain diungsikan  ke Parapat pada 4 Januari 1949

Rumah pengasingan di Prapat  itu dibangun oleh Belanda pada tahun 1820. Rumah berukuran 10 x 20 meter dengan arsitektur bergaya Eropa tersebut berdiri kokoh di atas lahan seluas dua hektare. Ada dua pegawai yang selalu setia melayani  Paduka Sukarno disana, mereka bernama  Buka Sinaga dan Sitindaon, melalui mereka pula ‘pesan berantai perjuangan’ tertata baik hingga sampai ke para pejuang gerilyawan.

Jika saat Paduka dipenjara di Berastagi  salah satu berkomunikasi dengan pejuang menggunakan makan cemilan khas Karo yaitu Cimpa, dengan memasukan lintingan surat kedalam  adonan tepung – gula aren, di penjara   Banceuy atau Sukamiskin – Bandung  memasukan lintingan surat kedalam tape, di Parapat sana Paduka memasukan lintingan surat kedalam ‘tulang ayam sisa makanannya atau kedalam batang kangkung. Dan semua efektif.

Tgl. 9 April 1949 , Paduka disertai Sutan Sjahrir dan Agus Salim, setalah sejak  tanggal 4 Januari 1949 di Prapat, Toba akhirnya dibebaskan . Sekian, semoga bermanfaat.

(Red-01/Foto.ist)

  • CATATAN REDAKSI :

    Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id kami mohon maaf karena sampai saat ini, Minggu tgl.1o Mei 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id tidak bisa di-akses karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan maka untuk sementara seluruh informasi akan kami tayangkan disini , di Koranjokowi.com, mohon maaf atas segala ketidak-nyamanannya.

Imajiner, “BUNG KARNO, SUMATERA UTARA & MAU DIRACUN SAAT DI BERASTAGI”

KAMAR RUMAH SINGGAH PRESIDEN SUKARNO DI BERASTAGI DISEWAKAN UNTUK UMUM ?

Marsantabi, Santabi Da Oppung – (6)  : “PAK PRESIDEN JOKOWI, WARGA DESA LAU CIH KAB. DELI SERDANG TIDAK AKAN PERNAH TAKUT KEPADA IBLIS, NAMUN MEREKA TAKUT  DIPAKSA MENGAKUI JIKA MEREKA PKI SEPERTI DI TAHUN 1967 LALU !?”

Selamat HUT BPRPI KE-69 TAHUN. “KAMI YAKIN  PRESIDEN JOKOWI & KASTAF PRESIDEN AKAN MEMBUAT KAMI BANGGA”

Kabar Deli Serdang (18), ‘DISAAT TEMBAKAU DELI GO INTERNASIONAL, ….. RAKYAT PENUNGGU PUN DILUPAKAN ?”

 

Tentang Koran Jokowi 4271 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan