“DUKUNGAN HEWAN ANTI KORUPSI KELAS DUNIA!?”


Mulai hari ini, demi merespons desakan masif dari komunitas hewan Gen Z di seluruh penjuru Indonesia, organisasi resmi yang awalnya bernama KOMHANWAN SAHABATKPK resmi bertransformasi nama menjadi ‘Fabelism Journalism’. “Nama baru ini adalah ruh perlawanan anak muda! Ini sangat sesuai dengan garis perjuangan Koranjokowi.com dan #SahabatKPK! yang sejak awal konsisten memposisikan suara hewan sebagai pembuka narasi antikorupsi secara non-mainstream,” tegas Pussy Noni, disambut riuh hadirin. Saya dan teman teman tersenyum bangga. Bruno Ono dan Mbek Kambing terlihat merapat ke sisi Pussy, berjaga-jaga takut pingsan lagi seperti kemarin.

Independensi gerakan langsung diuji pasca acara press release kemarin (7/7) sekretariat kami kebanjiran atensi dari para ‘hewan investor’ kakap yang menyodorkan dana segar. Namun, jajaran pengurus #SahabatKPK! tegas mengambil sikap: MENOLAK! . Mengapa?, karena kami mencium aroma tebal titipan kepentingan politik praktis.


Tadi sempat terhenti untuk coffebreak, kemudian dilanjutkan oleh sambutan Pussy kembali. “Saudara saudara , Ruko dua lantai bernuansa hitam-emas ini ternyata bukanlah hasil dari kompromi politik, melainkan hibah langsung dari seorang tokoh militer legendaris dunia: Laksamana AL asal Irlandia bernama Pine Marten. Beliau dikenal luas sebagai koordinator komunitas hewan kawasan Euro-Atlantik, sekaligus konsultan penasihat lembaga penegakan hukum dan antikorupsi ternama di Irlandia (seperti GNECB, SIPO, CEA, dan CAB—Criminal Assets Bureau). Sebagai catatan, CAB adalah badan multi-instansi yang sangat ditakuti koruptor di Irlandia karena berwenang langsung membekukan serta menyita aset hasil kejahatan ekonomi bahkan sebelum pelakunya dijatuhi vonis final oleh pengadilan.

Bagi kami, hibah dan pesan dari Laksamana Pine ini menjadi tamparan satir yang telak. “Pagi tadi saya ditelepon langsung oleh Laksamana Pine yang fasih berbahasa Indonesia. Ada beberapa catatan krusial dari diskusi kami di grup WA. Saya berharap rekan pers merahasiakan strategi teknisnya agar tidak dibaca oleh calon koruptor dan mantan koruptor di Indonesia. Namun, data pembanding berikut wajib dibuka ke publik:
4.a. Ketimpangan Kue Ekonomi: Berdasarkan data proyeksi terbaru dari IMF DataMapper (April 2026), nilai PDB per kapita nominal Indonesia berada di angka USD 5.362 (~Rp87,4 juta), sementara PDB per kapita nominal Irlandia melesat jauh mencapai USD 140.190 (~Rp2,28 miliar). Alasan klasik birokrat kita selalu meminta agar Indonesia tidak dibanding-bandingkan dengan Irlandia karena faktor skala wilayah; luas daratan Republik Irlandia ‘hanya’ sekitar 70.273 km², sementara luas daratan Indonesia mencapai 1,91 juta km². Saya pikir cara berpikir seperti itu sangat naif!Mari kita bedah data riilnya. Luas Wilayah Riau: 89.900,78 km², Sumut: 72.437,76 km², NTT: 48.718,10 km², Jatim: 47.803,49 km², Jabar: 35.377,76 km², dan Bengkulu: 20.122,21 km². Wilayah-wilayah ini memiliki skala yang serupa atau bahkan lebih luas dari Negara Irlandia (70.273 km²). Pertanyaannya: mengapa deretan provinsi tersebut secara konsisten mencatatkan volume perkara korupsi yang sangat tinggi menurut catatan ICW? “SAUDARA-SAUDARA, APAKAH PERLU KITA MENDESAK KPK, POLRI, DAN KEJAKSAAN UNTUK MEMBERIKAN TROFI ATAS ‘PRESTASI’ DAERAH-DAERAH TERSEBUT?!”Ruangan langsung hiruk-pikuk dengan teriakan, “TIDAK!!”, “TIDAK!!”, “TIDAAAKKKK…!!”
4.b. Standar Emas Irlandia: Irlandia masyhur sebagai salah satu negara paling antikorupsi di dunia karena konsisten berada di papan atas Corruption Perceptions Index (CPI). Berdasarkan laporan tahunan Transparency International, Irlandia sukses mengantongi skor impresif 76 dari 100, menempatkannya kokoh di peringkat ke-12 sebagai negara paling bersih di dunia.

(Pengurus inti Fabelism Jounalism : KIRI ATAS , Bang Tutul. Boy Beo, Bang Bodas, Mister Clepuk, Batboy. BAWAH KIRI, Om Condor, Tante Beqie, Koki Koko, Bruno Ono, Pussy Noni, Koki Kiki, Bang Rangkong, Jenderal Pine Marten, Kang Lodaya dan Dokter Kodok)
4.c. Rapor Merah Indonesia: Sebaliknya, berdasarkan rilis terbaru Transparency International tahun 2026, Skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia justru tertahan di angka 34 dari 100, melempar posisi Indonesia ke peringkat 109 dari 180 negara. Kemunduran serius ini membuat Indonesia terpuruk jauh di bawah rata-rata global (skor 42) dan hanya menduduki peringkat ke-5 di Asia Tenggara.





CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Kamis Tgl. 9 Juli 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!


https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/


===============
- Jumadi, #SahabatKPK!, “Bupati Langkat Ditangkap, Kita bisa apa!”
- #SahabatKPK!, “KOKI & KIKI DALAM KASUS BERAS MBG HARAM!?”
- Sonny ,I. #SahabatKPK!, “Soal Pajak. Rakyat Ditekan, Elite Diistimewakan?.”
- #SahabatKPK!, “Nasib Pussy & Bruno, Karena Mr.Smile Kena OTT-KPK!?”
- #SahabatKPK!, “SULASTRI SURGANYA WAHYU!”
- #SahabatKPK!, “FLASHDISK RUSAK LEBIH MULIA DARI KORUPTOR !”
- #SahabatKPK!, “CARA KORUPSI “AMAN” DARI HIDUNG KPK! ?”
- #SahabatKPK!, “KABINET KARUNG BOCOR !?”
- Sonny Irwansyah, #SahabatKPK!, “Sensus Ekonomi 2026, Formalitas!?”
- PRESS RELEASE “KORANJOKOWI.COM GAGAL MENDONGKRAK KORANPRABOWO.ID !?”




Be the first to comment