#SahabatKPK!, “”PRESS RELEASE PALING ANEH DIDUNIA!””

#SahabatKPK!,
“”PRESS RELEASE PALING ANEH DIDUNIA!””
{DARI BANDUNG KITA LAWAN !!}
Suasana ruang tengah sebuah rumah di sudut Kota Bandung mendadak tegang. Tidak ada suara manusia, namun aura perlawanan begitu pekat. Di atas meja kayu, sebuah draf surat press release resmi telah rampung disusun.
Pussy Noni  si kucing persia yang selalu menyelipkan bunga melati ditelinganya tengah siap di stage Konfrensi Pers , duduk tegak, didampingi Bruno Ono  si Doberman yang tampak siaga, ‘Mbek  kambing yang selalu tampil Islami  yang terus mengunyah kertas catatan dengan mimik serius. Di sudut meja, duet ikan Koki (Koko & Kiki),  berenang gelisah di dalam akuarium mini yang  bertindak sebagai notulen, sementara Boy Beo, si burung beo kepala merah, yang gemar berdiri diatas kepala  Bruno tampak sibuk melatih pita suaranya untuk membacakan sikap mereka kepada publik.
Ya, hari ini  (7/7) sambil menonton live kunjungan KordNas #SahabatKPK!  diBareskrim Jakarta sejak pkl.10.00 diikuti lebih dari 240.000 viewers Koranjokowi.com dan jutaan pemirsa dalam dan luar negeri termasuk para relawantelah menanti lama . Dan akhirnya, Sekitar Pkl. 15.00 , Pussy Noni naik kestage. Serta merta ratusan awak media pun hening.
“Bismillahirahmanirahim, Assalamualikum wrwb. Salam damai dan sejahtera untuk kita semua dan para relawan yang mengikuti siaran langsung dimana saja kalian berada. Barusan saya mendapat kabar dari Koordinator Nasional #SahabatKPK!,  saudara Arief P.Suwendi bahwa semua proses di Bareskrim Polri telah berjalan lancar. Sebagaimana harapan semua relawan atas tegakan Kedaulatan Informasi relawan, khususnya sejak Tgl. 2 Mei 2026 lalu, lebih dari 60 hari kita diam, sudara sauadara. Tuhan Maha Mendengar dan semua diberikan kemudahan. Aamiin Yarabil’alamiin, Thanks God”, Pussy Noni menghela nafas panjang, dia menangis, matanya basah,  Bruno Ono memberikan tissue, semua hening kembali.
“Dan…….., Hari ini dari Kota Bandung kita melawan !…ya kita melawan!!! , BANDUNG LAUTAN LAWAN !!”, pekik Pussy meniru pidato epiknya Jokowi. Sontak semua bergemuruh, teriakan “LAWAN !, LAWAN !, LAWAN!, LAWAN!…, demikian riuh hingga hampir 30 menit lamanya.
Tiba tiba tubuh Pussy goyang, dan ambruk pingsan. Microphone pun diambil alih oleh Boy Beo selaku juru bicara. Pussy digendong Bruno dan Mbek Kambing kesofa belakang , suasana semakin hening. Boy Beo pun biacara, “Sambil menanti kabar selanjutnya atas hal ini, perlu saudara saudara ketahui bahwa hari ini, Selasa Tgl. 7 Juli 2026, pkl. 07.00 kami telah resmi mendeklarasikan berdirinya KOMUNITAS HEWAN RELAWAN SAHABATKPK. atau disingkat  “KOMHANWAN SAHABATKPK!”, yaitu sebuah organisasi lintas spesies yang lahir akibat satu keresahan kolektif yang sama: ketidakadilan hukum bagi para koruptor di negeri manusia. Pendukung kerja relawan #SahabatKPK! dan tentu saja pendukung setia KPK, …dari Bandung kita Lawan !!!, ..Ya…dari Bandung kami melawan !!!
Sontak semua bergemuruh, teriakan “LAWAN !, LAWAN !, LAWAN!, LAWAN!…, demikian riuh hingga hampir 30 menit lamanya.
Kemudian Boy Beo melanjutkan. “Dalam keputusan yang telah ditanda-tangani, di lembar pertama maklumatnya, kami  secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Koordinator Nasional koranjokowi.com. Karena bagi kami,  portal berita relawan dan jurnalisme warga ini adalah satu-satunya media di Indonesia yang secara konsisten telah ‘memanusiakan’ kami semua , memberikan ruang bagi suara-suara hewan untuk ikut berpikir, dan melibatkan peran mereka di setiap artikel yang rilis selama ini. Mereka memberikan kemuliaan kepada kami, yang mana ini tidak dilakukan oleh semua media, Thank You, thank you…….!!”, tiba tiba Boy Beo pun ambruk pingsan seperti pussy.
Dengan sigap, Koko, ikan koki merah yang selalu menyiman kacamata hitam didahi ini pun keluar akuarium dan meneruskan jumpa pers ini. “Saudara sekalian,  mohon dimaklumi saja mungkin mbak Pussy dan Boy Beo memang sedang kurang sehat. Oke saya lanjutkan, poin kedua yang kami putuskan adalah adanya rencana tegah menysusn judicial review atau  nota keberatan keras atas longgarnya fasilitas Pembebasan Bersyarat (PB) yang diobral kepada para narapidana korupsi kakap belakangan ini”,  pembicaraan terhenti , Koko memakaikan kacamata hitamnya, “Maaf mata saya silau jika kena lampu kamera”, pamitnya, semua mengangguk.
“Bagi kami ini merupakan salah satu pelonggaran syarat tanpa wajib menjadi Justice Collaborator adalah bentuk pengkhianatan terhadap akal sehat. Bagi kami, sangat tidak masuk akal melihat manusia yang telah merampas hak hidup jutaan rakyat bisa menghirup udara bebas dengan mudah, hanya karena alasan klise “berkelakuan baik.”, kemudian Koko berbisik pada Kiki, ikan koki berwarna hijau. Kiki keluar akurium dan berjalan kebelakang stage. Hadirin menahan nafas, ada apa ini?
Kemudian Kiki datang memebrikan beberapa lembar kertas, “Oke saudara saudara sekalian kami tetap berkeyakinan bahwa PB itu mencederai rasa keadilan masyarakat, titik.  Praktik ini dinilai menghilangkan efek jera, menyamakan korupsi dengan tindak pidana biasa, dan berpotensi menormalkan kejahatan luar biasa tersebut. Bagi kami  Korupsi Bukan Kejahatan Biasa (Extraordinary Crime): Korupsi diklasifikasikan sebagai kejahatan luar biasa karena dampaknya yang merusak perekonomian negara dan menyengsarakan masyarakat luas. Oleh karena itu, hukumannya tidak boleh disamakan dengan narapidana tindak pidana umum. Lucunya ada beberapa kejadian hukum dimana para koruptor itu yang melakukan Judicial Review (peninjauan ulang) kepada MA atas hal ini, dan mereka memenangkannya”, Koko menghentikan bicaranya, dia meminta Mbek Kambing, mantan ‘Jagger Jawa Barat mengambilkan gelas kopinya. “Maaf gue minum kopi dulu ya, ini hobby gue. Ndasmu, Emang gue pikirin!”, katanya sambil menghirup kopinya habis. Hadirin bingung namun  seolah tidak asing dengan kalimat ini, tapi siapa ya?
“Jika selama ini masyarakat sipil gagal memperjuangkan PB ini maka kami akan maju memperjuangkannya masalah nanti MA atau MK menolak karena kami adalah hewan , bukan manusia. Emang gue pikirin!”, yang penting , hari ini …… DARI BANDUNG KAMI LAWAN!, DARI BANDUNG KAMI MELAWAN!!”, …bruukk… Koko tiba tiba ambruk, pingsan juga. ‘Lagh.
BERSAMBUNG
(Red-01/Foto.ist)

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Rabu, Tgl. 8 Juli  2026  sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

Tentang Koran Jokowi 4350 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan