Marwedi,Jeck,Nerko. #RepublikFabeliano. “MENTERI MAT KONENG & KORUPSI 1,5 MILIAR KAB.BOGOR”

Marwedi,Jeck,Nerko. #RepublikFabeliano.

“MENTERI MAT KONENG & KORUPSI 1,5 MILIAR KAB.BOGOR”

Di sebuah warung kopi pinggir jalan raya arah kantor Bupati Bogor, Jawa Barat. Mat Koneng — Rajawali paruh kuning asal Gunung Gede, yang juga menjabat sebagai Menteri Anti Mafia Hutan, Udara dan Lau— duduk berhadapan dengan Trio Sihombing: Marwedi, Jeck, dan Nerko, relawan setia koranjokowi.com dari Kota dan Kabupaten Bogor. Aroma kopi hitam bercampur asap kretek, suasana tenang tapi penuh keseriusan.

“Horas, lae! Selamat bertemu lagi,” sapa Mat Koneng sambil menumpu paruh kuningnya di meja kayu tua. “Nunga mangan hamu?” — Sudah makan kalian? “Horas, Mat! Nunga, terima kasih. Mari duduk, mari ngopi dulu,” jawab Marwedi melebarkan senyum. “Ada yang berat nih yang mau Mat  Koneng sampaikan, terasa dari tadi.”


Mat Koneng mengangguk pelan, matanya menatap tajam ke kejauhan. Adong na tabo — ada yang tidak beres, Lae. Dan kali ini bukan di kejauhan, tapi tepat di depan mata kita sendiri. Saya dari Gunung Merapi , pagi tadi mampir ke Gunung Gede ada tugas dari Presiden Republik Fabeliano – Miss Pussy Noni  tentang kebakaran hutan disana. Nah, kemudian saya diminta menemui kalian”

“Kabar apa dari ibu presiden, Mat?”,tanya Jeck. Mat Koneng menyeruput kopinya, “Bah, manis kopinya ini”, “Iya Mat,kenapa?”, tanya Nerko. “Kasih aku yang pahit saja, sepahit  nasib pejabat yang korupsi  MBG , Ahahaha”, mereka pun tertawa.

💰 SUNAT UPAH DI TANAH BOGOR
“Ibu presiden mengatakan kepadaku bahwa pemkab Bogor sedang dalam suasana gaduh karena  di Bappenda, Badan Pendapatan Daerah — terjadi sesuatu yang membuat bulu leher ini berdiri. KPK baru saja mengamankan uang tunai sekitar Rp1,5 miliar. Dari mana? Bukan dari proyek besar yang terbakar, bukan dari gedung yang roboh. Tapi dari… upah pungut pegawai yang dipotong. Benar benar brengsek!”


“Dipotong bagaimana, Mat?” tanyaTrio Sihombing bersamaan sambil mendekatkan kursi ke Mat Koneng.
“Begini Lae Laeku, pegawai yang bekerja mengumpulkan pendapatan daerah, yang keringatnya menetes di lapangan — upah pungut mereka ‘disunat’. Sebagian dipotong, dikumpulkan, lalu mengalir ke atas. Yang namanya kecil digerogoti, yang besar diam menikmati. Roa na i — buruk sekali ini, Lae.”
“Haaahh!?”, kata Trio Sihombing bersamaan lagi


“Itulah yang sedang KPK dalami,” lanjut Mat Koneng. “Tanggal 20 Agustus lalu, KPK naikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Tapi sampai hari ini — belum ada satu pun nama tersangka. Alasannya? Belum cukup alat bukti. Padahal uang Rp1,5 miliar sudah diamankan! Loja au — aku lelah mendengar alasan yang sama berulang-ulang. Tapi di medsos gosip  beredar,  bahwa yang menerima itu bukan sembarang pejabat. Nama Bupati pun disebut-sebut kalau pun belum terkomfirmasi secara benar”, kata Mat Koneng sambil mengelap bubuk kopi di paruh kuningnya.

⚖️ DARI POKIR KE PEMOTONGAN — POLA YANG SAMA?

“Ingat demo POKIR bulan lalu di Kota Bogor, yang juga kalian beritakan?” tanya Mat Koneng , Trio Sihombing mengangguk-angguk. “Di kasus itu ada dana aspirasi anggota dewan yang diduga dikondisikan, lelang dimainkan, proyek titipan merajalela. Kini , pemotongan upah pungut. Sahata hita — kita sepakat, polanya sama: yang bawah dikorbankan, yang atas diuntungkan.”


“Lalu apa yang bisa kita lakukan, Mat?” tanya Marwedi.  Mat Koneng menatap ketiganya satu per satu.“Di na bingung jala mabiar jolma manghatahon anti-korupsi, disi ma dongan-dongan (binatang) mangganti jabatanna!” – Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!. Beritakan di koranjokowi.com dengan obyektif dan proporsional, sambil kita tunggu arahan dari ibu presiden,oke?”, “Siaaappp!”, Mat Koneng berdiri tegak, mengibaskan sayapnya. Kemudian dia mengeluarkan HP, dan meminta Jeck dan Nerko membaca WA dari ibu presiden yang ditulis dalam bahasa batak toba,

“Horas Trio Sihombing!, …… Manusia marperasaan tarlobi sumbung di jolo ni Debata, alai tong do mambahen korupsi. Sumpah jabatan mardongan saksi pustaha na badia hira holan seremoni, mardaging dongan situtu jolma i lobi sian pinahan. Korupsi i ma musu ni saluhut parugamo ala hira na so adong Debata dihilala nasida, jala ulaonta do paingothon dohot mangalo i! – Manusia merasa paling istimewa dimata tuhan, namun korupsi tetap dilakukan.Sumpah jabatan dengan saksi kitab suci seolah seremoni, manusia lebih hewan dari hewan. Korupsi adalah musuh semua umat beragama karena mereka seolah menganggap Tuhan tidak ada, dan tugas kita untuk mengingatkan dan melawannya!”

(Red-01/Foto.ist)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour I #RepublikFabeliano

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Jumat Tgl.21  Agustus   2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

============

Marwedi/Jeck/Nerko. #SahabatKPK!, “AWAS NINJA CULIK POHON KOTA BOGOR!”

Tentang Koran Jokowi 4430 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan