Trio Sihombing, #RepublikFabeliano.”LANUD ATANG SANJAYA BOGOR BERBISIK?”

Trio Sihombing,

#RepublikFabeliano.

“LANUD ATANG SANJAYA BOGOR BERBISIK?”

Di sebuah warkop sederhana tak jauh dari gerbang Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (Sanjaya) , Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor — sore tadi (5/9)  kami, saya dan Trio Shombing ( Marwedi, Jeck, dan Nerko), relawan KoranJokowi.com Kota & Kabupaten Bogor sejak tahun 2021 yang  telah berjuang bersama, menyaksikan hutan berganti, sawah berkurang, dan tanah Kemang yang makin berdebu. Telah datang sesuai undangan dari  NYAI SURILI, sesepuh bangsa kera ekor panjang yang telah berkeliling hutan dan gunung di seantero Kab.Bogor sejak ribuan tahun silam. Matanya tajam namun lembut,diluar puluhan pengawalnya berjaga siaga.
“Terimakasih atas kehadiran kalian, nama saya NYAI SURILI TOMBOY, kalau pun usia saya hampir 200 tahun saya diberkati Tuhan untuk awet muda selama saya selalu berbuat kebaikan. Istilah Tomboy ,diberikan oleh orangtua karena saya kerap berpakaian ala laki-laki. Dan mungkin didunia ini, hanya saya sebagai monyet ekor panjang yang bisa  silat dan ‘terbang’ dari satu pohon ke pohon lainnya tanpa suara. Saat ini juga kami sedang memohon ijin kepada ibu presiden Pussy agar dapat diperbantukan ke pemerintah RI, untuk ikut mengejar koruptor2 yang yang buron ke-LN. Namun belum disetujui. Oh ya, Anak, menantu, mertua, besan, cucu dan cicit saya ada ribuan mereka menyebar diseluruh gunung dan hutan disekitar Kab. Bogor hingga Cianjur”, kata Nyai sambil menaruh Kipas saktinya diatas meja.
.
“Apa kesaktian kipas Nyai ini?”, tanya Marwedi. “Hmm, dengan sekali kipas saya bisa melihat siapa saja yang korupsi di pemkab, dua kali kipas saya bisa melihat kepala desa dan camat mana yang membegal dana desa, MBG dan KopDes. Tiga kali kipas, saya bisa melihat bagaimana Lanud Atang Sendjaja ini kedepan. Semakin agung, mulia dan disegani” .  “Bagaimana cara melihat siapa yang tahun 2029 jadi presiden?”, tanya Jeck serius.
“Kamu maunya bagaimana,Jeck?”,…”Teman teman Koranjokowi.com maunya sipil”,…”Ya sudah itu pilihan, hak demokrasi kok”, .. dan Nerko ikut bertanya. “Mengapa korupsi sulit dihilangkan,Nyai?”, ….”Karena manusia tidak mampu mengendalikan ke-imanannya. Mereka lupa Tuhan itu ada. Korupsi itu terjadi dimana-mana,tidak melulu dalam politik. Itu juga terjadi  di bansos, dirumah2 ibadah, bencana dsb. Googling saja saat Tsunami pun masih ada korupsi”
.
Karena menjelang magrib, diskusi pun dibuat cepat, diantaranya:
1.Nyai dan seluruh hewan di hutan dan gunung sekitar Kab.Bogor prihatin karena Mat Koneng – Rajawali paruh kuning , Gn.Merapi, DIY yang menjabat selaku Menteri Anti Mafia Hutan, Udara dan Laut Republik Fabeliano. Yang kena skor 90 hari oleh Presiden Fabeliani – Miss Pussy Noni karena lalai dalam kasus Karhutla. Dan Nyai sudah diminta menggantikannya. “Ini salah satu contoh ketegasan seorang pemimpin yang tidak tersandera oleh parpol, kolega dsb. Ibu Presiden tidak terjebak dengan indikator tingkat kepuasan, karena itu bisa dipesan. Sulit mencari manusia berwatak seperti ibu presiden Pussy,  ehehe”
2.Sejarah Kec.Kemang, Kab.Bogor.
“Kalian tahu tak?  tanah yang kita injak ini  diera jaman purba  bukan jalan aspal dan bangunan saja. Kecamatan Kemang namanya diambil dari Pohon Kemang — kerabat mangga yang buahnya harum manis, tumbuh subur di mana-mana. Dulu wilayah ini masih bagian dari Cianjur, baru pindah ke Bogor sekitar tahun 1950-an. Berdiri resmi sebagai kecamatan pada tanggal 6 Februari 1995, hasil pemekaran dari Kecamatan Semplak.Dan kami telah ada ratusan tahun sebelumnya , hidup damai tanpa kebisingan pembangunan manusia”
3.Sejarah Lanud Atang Sendjaja
“Di tanah ini pula seorang anak sunda  bernama Letnan Kolonel (Anumerta) Atang Sendjaja — kelahiran Bandung, 17 Februari 1914 menorehkan sejarah. Beliau adalah salah satu penerbang pertama Republik Indonesia, yang mengangkat lambang Sang Merah Putih terbang di langit saat penjajah belum mengakui kemerdekaan kita! Namanya sejak thn.1966  menjadi nama pangkalan ini , menggantikan nama  Pangkalan Angkatan Udara (PAU) Semplak.  Sayangnya di wikipedia tidak ada foto beliau, ini koreksi ya, Jas merah”, kemudian Nyai menyerahkan selembar foto kepada kami, “Ini ilustrasi sosok beliau, gagah”, kami manggut-manggut.
Suara Nyai perlahan berubah lebih serius:
“Usia Lanud ini telah lansia, maka melalui koranjokowi.com ini Nyai punya usul saat ini runway hanya sekitar 1500 meter dengan lebar 3.000 meter.  Terlalu pendek, terlalu sempit! Pesawat berbadan besar tak bisa mendarat dengan aman. Beban penuh pun tak sanggup ditampung. Belum lagi anggaran perawatan yang terbatas. Helikopter legendaris seri Super Puma — kawan-kawan sayap yang setia melayani rakyat sejak lama — kini suku cadangnya makin langka. Skadron Teknik (Skatek) 024 berjuang sekuat tenaga, tapi tanpa dukungan anggaran yang memadai… sayap pun mulai rapuh.”
Nyai Surili menatap ke arah cakrawala dengan pandangan jauh ke depan:
“Yang Nyai tahu, anggaran Kementerian Pertahanan dan TNI untuk tahun 2027 > Rp189 triliun, semoga teranggarkan  untuk perbaikan runway menjadi min.2500 meter dengan lebar 60 meter . Nyai yakin, almarhum Atang Sanjaya  pasti akan tersenyum bangga karena  pangkalan ini  akan menjadi Pangkalan Udara Gabungan Terintegrasi — Dua Sayap Sekaligus!”
Pesawat Angkut Besar: C-130 Hercules tipe J terbaru, Airbus A400M Atlas — bisa mendarat dan lepas landas dengan aman serta muatan penuh!. Jet Tempur (Kondisi Darurat) seperti jenis  F-16 hingga Rafale pun bisa mendarat di sini — menjadi cadangan strategis yang sangat berharga bagi wilayah Bogor dan sekitarnya!. Peningkatan Skadron Teknik 024: Suku cadang tersedia sesuai perkembangan tekhnologi , helikopter legendaris dan semua yang ada  tetap layak terbang, kesiapan pangkalan pun terjaga setiap saat!
“Nyai juga bangga karena Lanud ini menjadi tuan rumah acara besar, yaitu Penutupan Festival Merah Putih (FMP) 2026 hari Minggu, 30 Agustus 2026, tepatnya di area Shelter Skadron Udara 6. Sebagai  puncak perayaan Bulan Kemerdekaan RI ke-81 setelah berlangsungnya 18 rangkaian kegiatan selama sebulan penuh. Almarhum Atang pasti bangga dan tersenyum puas”
PENUTUP: BISIK TANAH KEMANG
Nyai Surili berdiri perlahan, menatap ke arah landasan, kami pun berdiri mengikuti langkahnya  .“Ditanah ini, dikenal sebagai markasnya  Wing Operasi 004 Helikopter, Skadron 7, Skadron 8, dan Skatek 024. Selain berurusan dengan helikopter dan pesawat, Lanud ini  juga berurusan dengan pendidikan. Karena itu pula di sini terdapat Skadik (Skadron Pendidikan) 501 (intelejen udara, yang dulu bernama Skadik 007) dan Skadik 503 (Paskhas TNI-AU).  Dengan anggaran ‘apaadanya’ manajeman tetap ikhlas mengurus  Rumah Sakit Lanud Atang Sendjaja”

“Atang Sanjaya dulu terbang dengan pesawat seadanya namun penuh semangat. Kini tanah kelahirannya memohon: perlebar sayapnya, perkuat landasannya, lengkapi sarana penunjangnya. Itulah bisik tanah Kemang. Itulah harapan Atang Sanjaya dari langit. Dan kami — Nyai Surili, beserta para hewan di seluruh hutan dan gunung sekitar memohon agar ini ditayangkan di  KoranJokowi.com “, pinta Nyai dengan tatapan mata yang tajam sambil mengibaskan kipas saktinya sebaganyak  ‘tiga kali”, kami  mengangguk. Diluar para pengawal Nyai berteriak teriak, “Merdekaaa!!!.
.
Ikan hiu muter muter, See you later.
BERSAMBUNG
(Red-01/Foto.ist)
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour | #RepublikFabeliano
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, 5  September 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

==

======================

Tentang Koran Jokowi 4457 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan