#Republik Fabeliano,
” KEREN!, LURAH YOGYAKARTA TUNDA BAST KDMP!?”


“Jenderal, secara biogeografi, Pulau Sulawesi dipisahkan dari wilayah Paparan Sunda — Sumatera, Jawa, Kalimantan — oleh Garis Wallace. Selat Makassar yang dalam menjadi pembatas alami yang tak terlewati. Karena itulah, leluhur kami – mamalia karnivora besar seperti kucing besar genus Panthera — harimau, macan tutul, dan sejenisnya — tidak pernah bermigrasi atau berevolusi di tanah Sulawesi. Sehingga Hutan di sana relatif aman dari pemangsa darat yang berbadan besar,kalaupun ada tambang liar dsb itu ulah manusia.”
“Ayahku adalah Macan Loreng, perantau dari hutan Aceh yang datang ke Parepare, Sulawesi Selatan sekitar seratus tahun lalu. Di sana ia bertemu ibuku — Kucing Hutan Tutul, atau yang dikenal sebagai Kucing Kuwuk — yang sudah mendiami hutan Sulawesi sejak lama. Mereka bersatu, dan dari perpaduan dua dunia itulah aku lahir.Aku anak ke-3 satu-satunya wanita dari 19 saudaraku yang laki-laki semua”



“Sugeng sonten dhumateng para kepala desa sedaya; salam taklim saking Bapak Presiden. Mbok menawi kula sakanca rawuh radi telat amargi ngginakaken transportasi umum—mekaten pancen cara ingkang limrah ing negari kita. Fasilitas kemewahan sanes prioritas, amargi kita sadar bilih anggaran negara punika kagunganipun rakyat. Sumangga sami nyambut damel kanthi cepet, profesional, lan jujur.Kami salut kepada para lurah Yogyakarta! – selamat malam semua bapak lurah, salam hangat dari ibu presiden. Kami datang mungkin terlambat karena menggunakan transport umum seperti itulah di negara kami. Fasilitas bukan prioritas karena kami sadar uang APBN itu adalah milik rakyat. Kerja cepat, profesional dan jujur....”, tiba tiba semua hadiri berdiri dan bertepuktangan, Nona tersenyum. Jenderal Gori maju kedepan melanjutkan sambutan Nona .“Di tanah yang dulu menjadi pusat kebijaksanaan ini, Para bapak dan ibu lurah menunjukkan satu hal yang sangat berharga. Ketegasan adalah kebenaran hati nurani, dia mengalir dalam darah dan air yang ada dalam diri kita semua. …Para bapak dan ibu lurah, kami yakini Kalian tidak menolak kesejahteraan rakyat. Kalian justru melindungi rakyat dari ketidakjelasan. Kalian tidak takut dituduh lambat — yang kalian takutkan adalah menandatangani sesuatu yang kelak menjadi bumerang bagi diri sendiri dan merugikan rakyat…..Itulah kebijaksanaan yang diajarkan leluhur: Jangan memberi tanda persetujuan sebelum mata melihat dengan jelas, telinga mendengar dengan lengkap, dan hati merasa yakin tidak ada yang disembunyikan. Kami membenarkan hati nurani kalian, karena hati nurani diberikan Tuhan untuk kebenaran abadi dan tulus ikhlas. Dan, Atasnama Republik Fabeliano, 4 jempol untuk bapak dan ibu semua. Tetaplah tegak seperti pohon beringin kraton Yogja yang tak mudah goyah oleh angin.“Hadirin yang berpakaian serupa para prajurit Kraton Yogja kembali berdiri dan bertepuk-tangan lebih meriah dari sebelumnya. ‘Merdekaaaa …!!!.‘Bruukkkk…..Nona Pingsan, Lagh.Ikan hiu muter muter, see you later!BERSAMBUNG(Red-01/Foto.ist)#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour | #RepublikFabeliano(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Kamis,Tgl. 10 September 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/
https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/
==
=============
- Budi D,Ginting.#RepublikFabeliano, “LAPORAN DARI RAPAT DPRRI 09092026?”
- #RepublikFabeliano, ” WAHAI 8 JURNALIS, DOA KAMI BERSAMAMU!”
- #RepublikFabeliano “UNTUNG RUGINYA LETUSAN KRAKATAU BAGI HEWAN !?”
- Vien J.Siregar,#RepublikFabeliano. “KESAKSIAN MAKAR DI KEK SEI MANKEI, KAB. SIMALUNGUN”
- Jumadi, Supran. #RepublikFabeliano, ” PEGAWAI PEMKAB LANGKAT & PEMPROV.SUMUT TIDAK BOLEH LEWAT !?”
- Ali M, Mawardi.#Republik Fabeliano, “9 MARGA UTAMA KAB.MANDAILING NATAL?”
- #RepublikFabeliano, “50 JUTA MASKER UNTUK KARHUTLA & KRAKATAU!?”
- Tarzuki i’o. #RepublikFabeliano, “PENTINGKAH KABUPATEN CIREBON TIMUR?”
- S.Yusup S #RepublikFabeliano, “ROMO COENRAD & AKULTURASI BUDAYA JAWA DI JOMBANG 1827”
- Trio Sihombing, #RepublikFabeliano.”LANUD ATANG SANJAYA BOGOR BERBISIK?”


















Be the first to comment