REVITALISASI WISATA RELIJI GUNUNG PUCANGAN KAB.JOMBANG, TEMPAT DEWI KILISUCI  YANG DICINTAI RAKYATNYA. – (1)

REVITALISASI WISATA RELIJI GUNUNG PUCANGAN KAB.JOMBANG, TEMPAT DEWI KILISUCI  YANG DICINTAI RAKYATNYA. – (1)

KoranJokowi.com, Bandung : Bismillahirahmanirahiim, Raja Airlangga adalah pendiri Kerajaan Kahuripan, yang memerintah 1009-1042 dengan gelar Abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa.

Nama Airlangga berarti “Air yang melompat”. Ia lahir tahun 990. Ayahnya bernama Udayana, raja Kerajaan Bedahulu dari Wangsa Warmadewa. Ibunya bernama Mahendradatta, seorang putri Wangsa Isyana dari Kerajaan Medang. Waktu itu Medang menjadi kerajaan yang cukup kuat, bahkan mengadakan penaklukan ke Bali, mendirikan koloni di Kalimantan Barat, serta mengadakan serangan ke Sriwijaya.


Sejak tahun 1025, Airlangga memperluas kekuasaan dan pengaruhnya seiring dengan melemahnya Sriwijaya. Mula-mula yang dilakukan Airlangga adalah menyusun kekuatan untuk menegakkan kembali kekuasaan Wangsa Isyana atas pulau Jawa. Namun awalnya tidak berjalan dengan baik, karena menurut prasasti Terep (1032), Watan Mas kemudian direbut musuh, sehingga Airlangga melarikan diri ke desa Patakan. Berdasarkan prasasti Kamalagyan (1037), ibu kota kerajaan sudah pindah ke Kahuripan (daerah Sidoarjo sekarang).

Airlangga juga memperluas wilayah kerajaan hingga ke Jawa Tengah, bahkan pengaruh kekuasaannya diakui sampai ke Bali. Menurut prasasti Pamwatan (1042), pusat kerajaan kemudian pindah ke Daha (daerah Kediri sekarang).

Pada tahun 1042 Airlangga turun takhta menjadi pendeta. Menurut Serat Calon Arang ia kemudian bergelar Resi Erlangga Jatiningrat, di ceritera selanjutnya beliau mempunyai seorang anak perempuan bernama Sanggramawijaya Tunggadewi , Dyah Ayu Puspasari  alias Dewi Kili Suci.

Layaknya seorang putri zaman dahulu, Dewi Kilisuci sangatlah cantik dan berbudi pekerti halus. Dia sangat dicintai rakyatnya dan begitu pula sebaliknya. Dewi Kili Suci dalam Cerita Panji dikisahkan juga sebagai sosok agung yang sangat dihormati.

Suatu hari Mahasesura atau biasa disebut Lembu Suro, seorang adipati dari kerajaan tetangga datang untuk melamarnya. Lembu Suro adalah seorang yang sakti mandraguna. Kepalanya berbentuk Kerbau sedangkan badannya ke bawah berbentuk manusia.

Gunung Pucangan saat ini terletak di Desa Cupak, Kec. Ngusikan, Kab. Jombang,

Apa hubungannya dengan Kerajaan Panjalu , Ciamis, Jawa Barat ?

Mengapa lokasi tersebut harus di revitalisasi?

(Red-01/TimJatim/Foto.ist)

-BERSAMBUNG-

Tentang RedaksiKJ 1045 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan