Ribuan hewan Gen Z dan Milenial dari Republik Fabeliano yang tergabung dalam nama “AH-GEMBEL”Aliansi Hewan GenZ – Milenial Fabeliano hingga berita ini tayang tengah berada diperbatasan Kota Cirebon menuju Solo. Tujuan mereka adalah kediaman Presiden ke-7 RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) untuk berdiskusi.
Konvoi tengah rehat di perbatasan kota Cirebon karena dilarang melintas oleh ratusan polisi setempat karena membuat lalu lintas macet parah, mereka pun istirahat di sisi trotoar dengan tertib sambil menunggu ijin melintas kota dan menantikan massa tambahan dari kota dan kabupaten Cirebon dan sekitarnya yang mau bergabung.
Kepada Koranjokowi.com, Juru bicara mereka, Meow Zaki—siswa kelas 3 SMA Kota Bandung—menegaskan gerakan ini adalah gerakan moral relawan dengan hastag #KangenJokowi, dan #MariSerbuSolo!, bukan gerakan pesanan partai politik (parpol).
.
“Dua tahun ini kami kangen cara Pak Jokowi bekerja. Kerja, kerja, kerja. Bukan klarifikasi, klarifikasi, klarifikasi. Tidak pernah mencemooh rakyatnya. Lihat gaya hangat komunikasinya, simbol-simbol nama ikan, hadiah sepeda, itu semua baru kita pahami sekarang sebagai media komunikasi hangat dengan rakyatnya, baik yang memilih atau tidak saat Pilpres 2014 – 2019. Sepanjang menjabat, Pak Jokowi tidak membuat pro-kontra dengan siapapun. Kecuali kepada para musuh Pancasila. Namanya bahkan ‘Gahar di dunia internasional. Ingat bagaimana Pak Jokowi berdiri di atas kapal perang dan menantang Tiongkok di Natuna? Kakak ingat bagaimana Pak Jokowi menemui Presiden Putin dan Presiden Zelenskyy di Ukraina saat konflik?, KITA KANGEN ITU” Meow Zaki menghela nafas.
.
Sahabatnya, Doel ‘mbek—seorang DJ terkenal—menambahkan. “Sedih Kak, baru kali ini ada Presiden RI yang diolok-olok sebagian rakyatnya di media sosial. Presiden-presiden sebelumnya hanya banyak diterpa fitnah, bukan olok-olok kasar. Sakit tidak sih, Kak? Kita yang jadi relawannya di Pilpres 2024 baca dan dengar semua ini di medsos, sakitnya tuh disini!. Apalagi survei terbaru mengatakan tingkat kepercayaan publik sisa 37% kepada kinerja kabinet hari ini,” saya masih diam memahami keresahan mereka.
“Kalau boleh tahu, apa sih yang akan disampaikan ke Pak Jokowi?” pancing saya. Mereka tidak langsung menjawab. “Sebentar Kak, saya izin dulu sama teman-teman,”Meow Zaki dan Doel ‘mbek pun bangkit menemui para koordinator lapangan (korlap).
.
Hampir 30 menit lamanya mereka berdiskusi, lalu mereka datang kembali. “Kak, ini sebetulnya hanya untuk Pak Jokowi. Namun kami tahu jika Kakak dan teman-teman adalah relawan beliau sejak tahun 2012. Maaf Kak, sudah berapa viewers Koranjokowi.com sampai saat ini?” kata Bro Rusa, Kepala Divisi Advokasi dan Hubungan Lintas Lembaga ‘AH-GEMBEL’.
“Lebih dari 480.000 viewers dalam dan luar negeri,” jawab saya sambil memperlihatkan grafis terakhir per 30 September. Mereka manggut-manggut. Kemudian saya diberikan satu kopi isi surat untuk Pak Jokowi tersebut. Berikut isinya:
.
MATERI 1: STOP KAMPANYE PRABOWO 2029 DARI SEKARANG
Materi pertama adalah keresahan soal narasi yang muncul, entah sengaja atau tidak, yaitu “Prabowo 2029–2034“ yang beredar di ruang publik dan media sosial secara masif. Sedangkan realitasnya, banyak program kabinet yang saling berbantahan dengan rakyat karena dianggap over-cost, baik program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes), hingga struktur anggaran kabinet yang sangat gemuk dan terus bertambah, baik dari segi jumlah orang maupun biaya operasional. Sebaliknya, anggaran vital seperti pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan bencana dinilai berada di bawah rata-rata ideal. Bagi kami selaku Aliansi yang juga pembayar pajak, hal ini merusak akal sehat.
.
Bapak Jokowi bisa bayangkan, bagaimana kami bisa menilai trust dan performance pemerintahan hari ini secara objektif jika saat ini juga kami sudah disuruh membayangkan kontestasi politik tahun 2029? Biarkan tahun 2029 tetap di tahun 2029. Fokus dulu menuntaskan kerja periode 2024–2029.
Maka, kami atas nama Aliansi memohon kepada Bapak Jokowi sebagai panutan kami untuk menitipkan pesan moral ini kepada pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar jangan ikut dalam euforia politik prematur tersebut. Mesin partai harus lebih dioptimalkan sehingga tidak lagi sekadar disebut “partai fans club“ dan bisa meraup suara hingga dua digit.
.
Bapak juga sudah tidak perlu lagi bicara kepada publik tentang ‘Prabowo dua periode’, tunjukan saja kepada publik dan kami jika PSI mampu menembus 5 juta kader struktural di tahun 2029, Pak.
.
MATERI 2: PIAGAM YANG HILANG , KEMANA SPIRIT GAJAH?
Kami atas nama Aliansi memohon kepada Bapak Jokowi agar segera melakukan koordinasi dan evaluasi bersama pengurus PSI yang disimbolkan dengan Gajah, agar Raja Juli Antoni (Sekretaris Jenderal DPP PSI) yang menjabat sebagai Menteri Kehutanan RI, segera ditarik ‘mundur’ dari jabatannya dan fokus kepada penggalangan suara PSI menuju tahun 2029 saja, pak.
.
Tuntutan mundur kami ini juga berlaku bagi kader PSI lainnya , yaitu:
Giring Ganesha (Anggota Dewan Pembina & Mantan Ketua Umum PSI) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Kebudayaan RI.
Isyana Bagoes Oka (Anggota Dewan Pembina DPP PSI) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN.
Bapak Jokowi masih ingat gebrakan PSI tanggal 4 Januari 2019 lalu yang membuat kami angkat empat jempol? Ya, saat itu PSI melakukan aksi politik dengan memberikan piagam penghargaan “Kebohongan Award Awal Tahun 2019” yang salah satu kategori terbesarnya ditujukan kepada Prabowo Subianto.
Namun, sejak kader-kader PSI masuk ke dalam jajaran kabinet, nilai trust dan kekritisan yang dulu dibanggakan bagi kami telah hilang dengan sendirinya. Kapan PSI bisa bersikap kritis dan menjadi sparing partner yang objektif bagi jalannya roda kabinet jika berada di dalam pemerintahan? Maka, mundur dari kabinet adalah jalan keluar terbaik.
.
Khususnya jika Raja Juli Antoni berada di luar kabinet, PSI diyakini akan jauh lebih kritis dan objektif atas segala kebijakan yang berkaitan dengan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sejauh ini telah menghanguskan lebih dari 202.000 hektare lahan, menewaskan triliunan serangga, serta memicu kemunduran ekosistem lingkungan hidup yang telah Bapak rintis dengan baik selama periode tahun 2014–2024.
.
Bapak Jokowi Yth, Tgl. 1 September 2026 , Raja Juli Antoni sebagai Menhut RI kepada media menyampaikan bahwa “asap karhutla tidak punya KTP”, sehingga jika terjadi kebakaran di wilayah Sarawak, Malaysia, angin pun dapat membawa asap tersebut masuk ke Indonesia, begitu pula sebaliknya jika arah angin berbalik.
.
Pernyataan “angin tidak punya KTP” disampaikan pertama kali oleh Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Juli 2022 dan kembali diulang dalam debat Pilpres pada Desember 2023 untuk menjelaskan bahwa polusi udara di Jakarta berpindah-pindah mengikuti arah angin dari luar wilayah. Bahkan Prabowo dengan tegas mengomentari “Susah kalau kita menyalahkan angin”.
.
Kalaupun tidak bicara soal KTP, namun PSI melalui Juru Bicara DPP PSI Ariyo Bimmo pada 27 Juni 2022 sudah menyerang substansi dari argumen tersebut sebagai ‘ego sektoral’ karena menyalahkan pihak lain dan meminta Gubernur Anies melakukan kolaborasi nyata dengan daerah penyangga, bukan sekadar menjadikannya alasan.
.
Bapak Jokowi Yth, dengan PSI berada di luar pemerintahan, banyak hal obyektifa yang bisa dilakukan. Kita juga bisa bebas mengawal manajemen MBG, Kopdes, hingga mengawal pelaksanaan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria (UU PRA) yang masih menyisakan pertanyaan mampukah kita memberikan solusi atas 914.574 hektare area sengketa yang berdampak langsung pada 123.612 kepala keluarga.
.
Tiba-tiba hujan turun sangat deras disertai petir.
Kami semua terpaksa menepi mencari tempat berteduh.
.
BERSAMBUNG
Ikan hiu muter-muter, see you later! Dari Bandung Kita Lawan!
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Rabu, tgl. 21 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment