Feri Manurung, #RepublikFabeliano, “Rp10 TRILIUN UNTUK DANAU SIOMBAK, MEDAN MARELAN, SUMUT !?”

Feri Manurung, #RepublikFabeliano,
“Rp10 TRILIUN UNTUK DANAU SIOMBAK, MEDAN MARELAN, SUMUT !?”
.
Hari ini (21/10) ,Opung Badak Purba bersama ke-2 tamunya, Kembar Samurai Jepang – Monyet Salju (Japanese Macaque) tengah ‘ngopi cantik disebuah foodcourt khas Jepang –  usai survey lokasi   Danau Siombak, Jalan Nippon Raya, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.
.
Kami , saya , KordNas dan istri terlambat datang karena macet dari Bandara Kualanamu sehingga tidak mengikuti survey mereka paginya. Memang saya mengetahui apa rencana mereka datang kesini sejak pekan lalu,  katanya ke-2 samurai ini  mau investasi Rp.10 trilun di kampung halaman saya di Medan Marelan ini.
“Betul kami datang kesini selain mau ‘napak tilas’ leluhur kami disini juga berniat investasi. Jauh sebelum Perang Dunia II, leluhur kami sudah lebih awal disini menyamar sebagai manusia agar semua berjalan sesuai rencana. Khususnya terhadap rencana pembangunan  Marelan, dan Belawan sebagai  kawasan yang sangat strategis bagi militer Jepang karena dekat dengan pelabuhan. Adapun nama jalan Nippon Raya itu berasal dari situ, kami sukses mempersiapkan wilayah ini  sebagai jalur pergerakan pasukan, patroli, maupun logistik militer “, kata Samurai 1 sambil membua foto foto lama mereka disini. Kami manggut manggut.
“Ketika proyek Tol Belmera  panjang 42 ,7 Km dilakukan pada tahun 1980-an, kebutuhan tanah pun diambil dari Marelan   hingga membentuk cekungan raksasa seluas 40 hektar kedalaman 12-15 meter yang kemudian digenangi air menjadi danau dengan ombak indah sehingga dinamakan Danau Siombak. Yang juga asal nama sebuah pemukiman disana.  Danau Siombak adalah danau modern yang  lahir dari riak pembangunan tahun 1980-an. Kini tugas kita adalah bagaimana nama Danau Siombak ini ‘Go Internasional , perlu penataan, dan manfaat bagi masyarakat sekitar yang selama ini ikut merawatnya. Kami datang sebagai ‘Saudara Tua Jilid-2, mari kita diskusikan dengan lebih baik karena kami percaya berurusan dengan kalian itu lebih nyaman daripada dengan pemerintahan manusia yang gemar korupsi”, kata Samurai 2.
Diteruskan oleh Samurai 1, “Penilaian KPK untuk Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan pada periode 2025–2026 menunjukkan bahwa kedua wilayah ini masih berada dalam kategori rawan korupsi. Hal ini tecermin dari rata-rata Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) wilayah Sumut yang berada di angka 70,29 (kategori Rentan), serta skor Kota Medan yang sebelumnya sempat tertahan di angka 61,69. Kondisi ini memperbesar risiko bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di sana.”
“Maaf kenapa ada nama jalan Nippon ya, karena Jepang itu ada thn.1942-1945 sedangkan tol dan danau ada era 1986?, “, tanya saya, semua diam. Ke-2 samurai menundukan wajah. Opung Badak tersenyum, .
.
“Begini cucuku, di Indonesia, jika ada tempat bernama “Jalan Sukarno – Hatta, Jalan Sisingamangaraja , dsb. Itu dinamai karena kontribusi positif sang pahlawan. Namun, untuk nama penjelajah atau penjajah seperti Jalan Nippon  karena wilayah tersebut dulunya dikuasai secara mutlak oleh tentara Jepang selama Perang Dunia II. Bahkan, warga lokal pada zaman itu menyebutnya “jalan tempat tentara Nippon berkumpul” atau “jalan basis militer Nippon”. Nama itu terus disebut dari mulut ke mulut lintas generasi hingga akhirnya terpatri menjadi nama administratif resmi, murni sebagai penanda sejarah bahwa mereka pernah menduduki tanah Marelan”, Ke-2 Samurai semakin menunduk entah apa yang ada dipikiran mereka, malu atau bagaimana?
KordNas Koranjokowi.com menepuk ke-2 samurai dan berbisik dalam bahasa Jepang,

まあ、それはもう過去のことです。良いことも悪いことも、すべてそのまま心に留めておけばよいのです。今さら過去の話をする必要はありません。さて、お二人のもう一つの目的である、ここでの10兆ルピア規模の投資計画については、どのような状況でしょうか?,

Mā, sore wa mō kako no kotodesu. Yoi koto mo warui koto mo, subete sonomama 
kokoro ni tomete okeba yoi nodesu. Imasara kako no hanashi o suru hitsuyō 
wa arimasen. Sate, o ni-ri no mōhitotsu no mokutekidearu, koko de no 10 
chō-rupia kibo no tōshi keikaku ni tsuite wa, do no yōna jōkyōdeshou ka?

— sudahlah itu adalah masa lalu, yang baik kita simpan, yang burukpun kita simpan. Tidak perlu lagi kita bicara masa lalu. Nah sebagaimana tujuan lain ke dua tamu kita ini mengenai rencana investasi 10 triliun disini itu bagaimana ? —-
.
Ke-2 Samurai tersenyum dan menyerahkan lembaran dokumen, saya pun diminta untuk membacakannya, yang isinya adalah proposal hibah Rp.10 triliun yang bisa direalisasikan untuk mengubah Danau Siombak menjadi ikon global dan menyejahterakan warga Marelan:
.
1. Transformasi & Ekosistem Danau (Alokasi: ±Rp3 Triliun)
    • Megaproyek Water Purification & Pengendalian Banjir: Mengingat Danau Siombak terhubung dengan air payau dan sungai yang rentan pasang surut, dana ini bisa digunakan untuk membangun sistem pintu air otomatis raksasa, tanggul estetik, dan instalasi penjernihan air berbasis bioteknologi. Air danau yang tadinya keruh bisa diubah menjadi jernih.
    • Taman Safari Air & Konservasi Mangrove: Membangun pusat konservasi hutan mangrove modern di sekitar pesisir danau lengkap dengan jembatan kayu estetik (boardwalk), suaka burung pesisir, dan area edukasi satwa air. Ini akan menjadi daya tarik wisata sains yang sangat kuat.
    • Amfiteater Apung Internasional: Membangun panggung pertunjukan seni budaya terapung di tengah danau dengan teknologi lampu dan air mancur menari seperti di Marina Bay Sands, Singapura, untuk menggelar festival budaya tahunan.

2. Infrastruktur Modern Kawasan Marelan (Alokasi: ±Rp4 Triliun)
    • Revitalisasi Total Jalan Nippon Raya: Mengubah Jalan Nippon menjadi boulevard kembar yang lebar, mulus, lengkap dengan pedestrian ramah disabilitas, jalur sepeda, dan deretan pohon pelindung yang tertata rapi.
    • Konektivitas Light Rail Transit (LRT) atau Tram: Membangun jalur transportasi massal modern yang menghubungkan langsung pusat Kota Medan atau Pelabuhan Belawan menuju kawasan wisata Danau Siombak dan Situs Kota Cina.
    • Resort, Marina, dan Eco-Tourism Lodge: Mengundang jaringan perhotelan bintang 5 untuk membangun eco-resort terapung dan dermaga kapal pesisir mini tanpa merusak ekosistem alam danau.

3. Pemberdayaan Ekonomi & Sosial Masyarakat (Alokasi: ±Rp2 Triliun)
    • Sentra UMKM Kuliner & Kerajinan Kelas Dunia: Membangun kompleks pusat kuliner modern tepi danau (seperti area dermaga Clarke Quay di Singapura). Seluruh pedagang lokal, penjual kerang, dan pengusaha kuliner khas Marelan diberikan lapak gratis, modal usaha, serta pelatihan standar internasional.
    • Beasiswa Pendidikan & Sekolah Vokasi Maritim/Pariwisata: Mendirikan akademi pariwisata dan teknologi maritim gratis untuk anak-anak asli Medan Marelan agar mereka menjadi pekerja profesional dan pengelola langsung kawasan wisata baru ini.
    • Kampung Nelayan Modern & Kebun Hidroponik Komunal: Merenovasi total pemukiman warga di sekitar danau menjadi kampung pelangi yang bersih, higienis, dilengkapi teknologi keramba ikan ramah lingkungan dan pertanian hidroponik terapung.

4. Pengembangan Pupuk Ramah dan Murah (Alokasi: ±Rp1 Triliun)

Mayoritas masyarakat di sekitar Danau Siombak adalah petani yang menghadapi keterbatasan lahan serta kelangkaan pupuk, maka alokasi investasi dan perumusan Program Kerja Ke-4 harus difokuskan pada konsep ‘Agro Eco Tourism Terintegrasi. Daripada bergantung pada pupuk kimia bersubsidi yang sering langka, investasi ini digunakan untuk membangun instalasi pengolahan pupuk organik komunal di Medan Marelan. Semua nanti akan dipimpin oleh Sdr. Ferianto Manurung, karena pengalaman dalam sektor ini.

Kami semua berjabat-tangan, “Doui shimasu!, Sansei shimasu!, Setuju!

Brukkk..!

Opung Badak Purba Pingsan

Ikan hiu muter muter, see you later!

(Red-01/Foto.ist)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour
| #RepublikFabeliano | #Gibranism | #Dari Bandung Kita Lawan!
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Rabu, tgl. 21 Oktober 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

=

=====

Tentang Koran Jokowi 4551 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan