Kabar Jatim (27), Putra Pedagang Tahu ini Calon Perwira Polri Dari Kab. Jombang.

Kabar Jatim (27),

Putra Pedagang Tahu ini Calon Perwira Polri Dari Kab. Jombang.

Koranjokowi.com, Jombang, Jawa timur : Perjuangan panjang dan doa orang orang yang menyayangi serta usaha juga kerja keras di buktikan oleh Veni Mardianto salah satu Putra Jombang yang berhasil lolos Pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol).  Tanpa disengaja aY bertemu dengannya di Mapolres Jombang di jalan Wahid Hasyim.

Pria yang kesehariannya di panggil Antok oleh Ayah dan Ibunya ini mengawali bercerita perjuangannya menempuh Pendidikan Akpol yang berlangsung sangat panjang. Anak kedua dari pasangan Solikhin dan Muslikah itu dinyatakan lolos dan mengikuti pendidikan Akpol di Semarang.

Untuk mewujudkan cita-cita yang besar menjadi taruna Akpol. Saya terus berusaha dengan giat berlatih dan berprestasi di sekolah, setelah Lulus dari SDN Ngudirejo 1, ia meneruskan sekolah ke SMPN 3 Jombang. Upayanya mengejar cita-cita, mulai terasa ketika ia berhasil masuk SMA Taruna Nusantara Magelang Jawa Tengah lewat jalur beasiswa hingga lulus tahun 2017. “Setelah lulus sekolah, saya mendaftar Akpol melalui Panda Polda Jatim dan Alhamdulillah masuk kuota terus sampai akhirnya lulus dan diterima jadi taruna tahun 2018,” ujarnya.

Selama menjalani tes di Mapolda Jatim, Ia pulang pergi dari Jombang ke Surabaya menggunakan bus. Tak jarang dia harus berangkat dari Jombang sejak subuh karena pelaksanaan tes pagi hari. “Biaya wira-wiri menggunakan uang tabungan dari beasiswa selama di SMA Taruna Nusantara Magelang,” ujarnya.

Antok mengaku hingga saat ini ia masih menjalani pendidikan Akpol tingkat IV. “Insyaallah bulan Juli Tahun ini pendidikan berakhir, akan segera lulus dan dilantik menjadi Perwira Polri. ‘ ujar Antok dengan penuh rasa bangga.

Di sela sela menceritakan perjuangannya,Ia juga menuturkan bahwa ayahnya adalah pedagang tahu keliling , sementara, ibunya Muslikah menceritakan dirinya sering diolok-olok tetangganya karena dianggap tak memilik uang untuk menjadikan anaknya sebagai polisi. Namun Muslikah dan suaminya tidak pernah menghiraukan ocehan orang-orang di sekitarnya.

Setiap anaknya menjalani tes hingga menunggu pengumuman, Ia dan suaminya selalu berdoa dan rela tidak tidur sampai larut malam hingga anaknya pulang. “Dengan memberikan motivasi kepada anak agar selalu belajar dengan giat dan orang tua yang selalu mendoakan, Alhamdulillah dikabulkan Allah SWT,” ujar Muslikah.

Dia pun berpesan kepada para orang tua agar tidak berkecil hati untuk mewujudkan cita-cita anaknya menjadi Polisi. Walaupun dengan keterbatasan ekonomi, ternyata anaknya dapat mencapai cita-citanya. “Jangan takut mendaftarkan anaknya jadi polisi, Suami saya penjual tahu keliling membuktikan sendiri, ternyata jadi polisi itu gratis dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

(Yusuf/Foto.ist)

Lainnya,

Kabar Jatim (26), Hearing APTI bersama Komisi B DPRD Jombang. – KORAN JOKOWI

Tentang RedaksiKJ 3072 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. Kabar Jatim (28), KERJA NYATA KORAMIL 0826-01 PAMEKASAN BIKIN WARGA BAHAGIA - KORAN JOKOWI

Tinggalkan Balasan