Ali Monang & Mawardi,#SahabatKPK!,”Bro Lubud Lutung Remaja Kab.Madina Go Nasional”

 

Ali Monang & Mawardi,#SahabatKPK!,

“Bro Lubud Lutung Remaja Kab.Madina Go Nasional”

Menjawab jeritan hati masyarakat di Bumi Tapanuli bagian selatan, akhirnya komunitas hewan liar & dilindungi seKab.Mandailing Natal (Madina), Sumatera utara  ‘unjuk gigi’, dengan mengutus “Bro Lubud” –  Gen Z nya hewan Lutung Budeng (Lutung Kuning)  yang banyak ditemui disini. Kami Ali Monang Nasution dan Mawardi Nasution langsung mengkomunikasinya dengan KordNas.Koranjokowi.com dan #SahabatKPK!, Sdr.Arief P. Suwendi  siang tadi (13/7) melalui seluler. Prinsip KordNas setuju dan minta kami untuk memasukannya ke WA Grup dan meminta Presiden FABELISM JOURNALISM (FABJOUR), Miss Pussy Noni untuk dibuatkan SK dan Idcard, semua selesai dalam hitungan menit.

“Saya terlahir dengan bulu kuning keemasan yang indah kalau pun  bersifat sementara, didunia manusia usia saya ini mungin masuk Gen Z, dan  setelah HUT ke 4 bulan bulu saya  akan  bermutasi total menjadi hitam legam seperti orang tua kami. Nah dalam berbulu kuning/emas/oranye itu ibu kami  akan mengawasi ketat karena diburu manusia serakah untuk diperjual belikan dan umumnya sang ibu akan menjadi korban, manusia serakah itu akan terlebih dahulu membunuh ibunya yang mencoba mempertahankannya. Tuhan memberikan anugrah kepada kami dengan bulu menyala sehingga orang tua kami dapat memantau keberadaan kami dimana saja berada”, demikian opening speechnya di WA grup itu. Kami manggut-manggut tanda bangga.

Kini sejak Tgl. 13 Juli  2026 Bro Lubud ini dilantik sebagai  Duta Besar FABELISM JOURNALISM (FABJOUR)  wilayah Sumut-III /Kab.Madina. Dia bertugas mengawasi gerakan manusia dari atas pohon dalam segala hal termasuk tentang potensi Hutan Lindung dan infrastruktur sekitar.

Dari laporannya berupa Pdf  ke WA grup FABJOUR dia menceritakan dua hal krusial dan sedang viral di Kab. Madina, yaitu :

1. POTENSI HUTAN LINDUNG UNTUK SIAPA?

Saat ini Luas kawasan Hutan Lindung mencapai lebih dari 120.000 hektare; 72.000 hektare  sebagai kawasan konservasi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), > 159.000 hektare sebagai Hutan Produksi di bawah kendali Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP).

“Secara statistik di atas kertas, hijaunya Madina ini luar biasa. Tapi pertanyaan besarnya: apa manfaat langsung yang dirasakan oleh perut masyarakat lokal dan para petani di sekitar hutan?”. Mengapa sebagian dari ruang Hutan Produksi tersebut tidak dioptimalkan atau dikonversi menjadi lahan pertanian produktif yang dikelola langsung oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten?

Menyerahkan pengelolaan komoditas pangan kepada Gapoktan lokal jauh lebih produktif untuk menjamin perut rakyat ketimbang membiarkan lahan konsesi dikuasai segelintir korporasi yang kerap memicu konflik agraria.


2. KETEGASAN PEMDA TERHADAP INFRASTRUKTUR YANG RUSAK.

Saat ini seolah ada pembiaran tentang  kondisi ruas jalan lintas Pulau Padang menuju Sinunukan sepanjang lebih dari 14 kilometer. Jalur urat nadi perekonomian warga ini kondisinya sangat mengenaskan dan penuh lubang dalam. Maka wajar jika kami sebagai relawan FABJOUR di Kab. Madina kedepan akan  melakukan aksi senyap membentangkan 1000 spanduk di pohon pohon dan sudut wilayah seKab.Madina yang bertuliskan  “Tragedi Ruas Pulau Padang–Sinunukan: Aspal Rakyat Remuk Digilas 20 Ton CPO !!”.

Apapun bagi Bro Lubud dan kawan kawan lainnya disana ,kalau pun hewan, mereka merasakan adanya ketidakadilan nyata di lapangan. Apalgi jalan umum tersebut setiap hari dilewati secara masif oleh kendaraan bertonase berat milik perusahaan swasta yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) dengan beban muatan jauh di atas 20 ton.

“Ini namanya hukum rimba yang terbalik! Perusahaan swasta yang mengeruk keuntungan miliaran dari minyak sawit mentah melintas dengan muatan super berat, tetapi infrastruktur jalan publik dibiarkan hancur tanpa ada kontribusi perbaikan atau pengawasan tonase yang tegas dari dinas terkait, itu yang disampaikan masyarakat hewan di Madina!”

Maka, melalui Bro Lubud, FABJOUR mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan optimalisasi dan betonisasi total jalur Pulau Padang–Sinunukan, serta memberlakukan aturan hukum yang tegas bagi kendaraan swasta agar tidak merampas hak kenyamanan dan keselamatan berkendara para petani lokal. “Bantu kami agar ke-2 amanah hewan disana dapat terfasilitasi melalui FABJOUR, karena Madina bukan hanya milik manusia tapi milik kami juga sebagai komunitas hewan. Terimakasih dan mohon maaf kepada para kakak senior jika ada kelancangan saya berkomunikasi, Merdeka!!!!”, Bro Lubud menutup speechnya, semua anggota grup riuh memberikan tepuk tangan meriah dan teriakan ‘Merdeka!.

Kami, Ali Monang Nasution dan Mawardi Nasution Kord.Koranjokowi.com, Koranprabowo.id dan #SahabatKPK! Kab.Madina merasa bahagia mampu menjadi fasilitator atas ke-dua hal ini.

Semoga ada manfaatnya, Aamiin YRA.

(Red-01/Foto.ist)

(BERSAMBUNG)
[…”Seluruh peristiwa berikut terjadi di Republik Fabelia, sebuah dunia imajiner tempat hewan dapat berbicara, berorganisasi, jumpa pers, dsb. Segala kemiripan dengan dunia nyata hanyalah bagian dari satire. Jadi tidak perlu ada yang tersinggung atau tersungging.Ahahaha”…]

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, Tgl.13  Juli  2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

We Love Polri, “KOK NGOTOT REFORMASI POLRI ?”

S. Yusup,S. #SahabatKPK!, “KPK JANGAN DATANG KE JOMBANG ,YA!”

Tentang Koran Jokowi 4355 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan