Gusmar,A. #RepublikFabeliano. “MBG DI JAKARTA, LANJUT ATAU STOP?”

Gusmar,A. #RepublikFabeliano.

“MBG DI JAKARTA, LANJUT ATAU STOP?”

Pagi ini (12/9) saya ikut rapat dadakan menemani KordNas Koranjokowi.com & #SahabatKPK! dengan BANG BURA – Buaya Rawa Purba dan  BANG BADAK – Badak purba ,ke-2nya adalah sosok legendaris hewan Purba jauh sebelum adanya Pelabuhan Sunda Kalapa abad-12 lalu.
Dari rapat itu tercatat munculnya Istilah “kartu merah” dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yeng memunculkan kontra ditengah masyarakat manusia. Kartu merah ini adalah bagian  tindakan tegas berupa pembekuan (suspend) atau penutupan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/Dapur MBG) yang melanggar standar keselamatan, serta pencoretan sekolah dari daftar penerima manfaat. 
Entah siapa yang mau disalahkan jika semua ‘cuci-tangan, sedangkan jumlah siswa keracunan telah mencapai >48.000 di 6 provinsi dan 245 kabupaten/kota.
Bagaimana di kota Jakarta?,
1. Jumlah SPPG yang Kena “Kartu Merah” di Jakarta
Secara nasional, BGN baru saja melakukan penutupan massal terhadap 1.999 dapur SPPG karena tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, terdapat 47 unit dapur SPPG yang resmi dijatuhi “kartu merah” berupa pembekuan izin operasional sementara guna investigasi. 
.
Lokasi persebaran dapur SPPG yang ditutup di Jakarta meliputi:
    • Jakarta Barat: Klaster terbanyak yang dibekukan berada di kawasan padat penduduk seperti Tambora, Cengkareng, dan Kalideres karena kendala saluran pembuangan limbah (IPAL) dan higienitas sanitasi air dapur. 
    • Jakarta Utara: Beberapa unit di Cilincing dan Tanjung Priok ditutup sementara karena keterlambatan pendaftaran sertifikasi kelayakan ke Dinas Kesehatan setempat. 
    • Jakarta Timur: Unit SPPG di kawasan Cakung dan Pulogadung terkena sanksi administratif tata kelola operasional.
    • Jakarta Pusat & Selatan: Sebagian kecil dapur satelit independen di wilayah Kemayoran dan Johar Baru juga dihentikan karena fasilitas bangunan yang tidak memenuhi standar food grade. 

2. Jumlah Sekolah di Jakarta yang Dicoret (“Kartu Merah”)
Untuk klaster sekolah, BGN baru saja mencoret 1.653 satuan pendidikan secara nasional dari daftar penerima makanan gratis. Di wilayah DKI Jakarta, ada sekitar 114 sekolah yang terkena dampak pencoretan ini. 
Masih kata KordNas kalau pun  “kartu merah” atau pencoretan untuk sekolah di Jakarta bukan karena kasus keracunan, melainkan karena Evaluasi Kemandirian Finansial. Namun hendaknya ‘alarm sudah waktunya dipakai , lengah sedikit, selesai sudah!

.

“Dari catatan kami, idealnya pemerintah tidak menggunakan istilah ‘dicoret’, terkesan sekolah sekolah itu yang tidak tahu diri. Sekolah mampu kok minta MBG, kan gitu kan?. Karena buktinya memeng seperti itu, mereka adalah  sekolah swasta elite bertaraf internasional (SPK), sekolah dengan SPP tinggi, serta sekolah mandiri di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang dinilai pemerintah bahwa orang tuanya sudah mampu secara ekonomi. Ahahaha. Walaupun aneh saja untuk kami , ini bukti awal jika pendataan terkesan ugal-ugalan, asal boss senang”, saya dan KordNas manggut-manggut atas paparan ke-2 jawara purba ini. Dan memang benar adanya!

Saat suara Adzan bergema, BANG BURA dan BANG BADAK , bergegas berdiri, Terimakasih abang Arief, abang Gusmar. Kami berdua puas mendengar penjelasan abang abang tadi. Jangan lupa bang kita juga awasi anggarannya,  jangan sampe ada korupsi lagi di MBG dan SPPG.  Karena itu duit rakyat dari pajak yang disimpen di APBN. Sebenernye buat kami kami yang hewan, masabodoh bang. Tapi ini soal kemanusiaan. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin menyatakan:”Rakus adalah kebiasaan yang buruk dan sifat yang tercela.”. Dan kalo sampe  kita temukan lagi khususnya di Betawi ini, kami berdua  ijin sama abang abang biar tu manusia kami kunyah termasuk dengan baju dan celananya.  Oh ya bang, bagaimana kabar ratusan pohon monas yang ditebang Anies waktu jadi gubernur dulu?”,

Kami berdua menggeleng,

“Agh sudahlah, ijin bang udah mao  magrib bang, Kami pamit, Wassalamualaikum wrwb, Ikan hiu muter muter,see you later!”, …Wuusss!, merekapun menghilang.

‘Waalaikumsalam wrwb.

BERSAMBUNG

(Red-01/Foto.ist)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour | #RepublikFabeliano
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, Tgl.12  September 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

==

=============

Tentang Koran Jokowi 4473 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan