#RepublikFabeliano,”BRO MAC MACAN DAHAN IKN & PROKONTRA KORIDOR HEWAN”

#RepublikFabeliano,
“BRO MAC MACAN DAHAN IKN & PROKONTRA KORIDOR HEWAN”

Halo Koranjokowi.com ‘Tak kenal maka tak sayang, berikut CV saya:

Nama Lengkap: Macandahano Kalimantanov (Bro Mac)

Spesies: Macan Dahan Kalimantan (Neofelis diardi borneensis

Jabatan Resmi: Wakil Penasehat Presiden Bidang Koridor Hewan  IKN (Republik Fabeliano).

Tempat/Tanggal Lahir: Hutan Primer Pedalaman Kutai Kartanegara, Tgl.4 Mei 1990.

Keahlian Khusus:

Melakukan sidak tanpa suara dari atas dahan pohon (arboreal stealth).

Penglihatan malam (Night Vision) untuk mendeteksi manipulasi proyek hijau.

Memiliki taring terpanjang secara proporsional di kelasnya (ahli pengoyak dokumen ABS).

Riwayat Karier:

Mantan Panglima Komando Strategis Rimba Mahakam.

Kepala Badan Intelijen & Penegakan Hukum Hewan se-Asia Tenggara.

Pendidikan:

SD – SMA : Teheran,Iran.

Kuliah : Papazkhyboelz Law State, Rusia.

Pendidikan Militer : Moscow Higher Combined Arms Command School — Sekolah tinggi militer tertua yang khusus mencetak letnan muda dan komandan peleton infanteri Angkatan Darat Rusia. “Karena Presiden Republik Fabeliano – Miss Pussy Noni datang langsung bertemu Presiden Rusia – Putin meminta ijin mengambil saya untuk membantu republik yang baru dibangunnya dengan tugas ‘mengawasi IKN’ maka saya mendapat ijin, seharusnya tidak bisa karena ikatan dinas”

Teman teman relawan dimana saja berada,
Setelah mendapat ijin dari Ibu Presiden – Pussy maka melalui Koranjokowi.com ini saya mau berbagi informasi mengenai IKN dari sudut pandang saya. Oke,Salam Satu Rimba, pembaca KoranJokowi!  Saya dan ribuan hewan lainnya sebelum ada IKN sangat damai dan bebas menjelajah kawasan,  menyusuri sungai, dan aneka burung hidup dalam pepohonan rindang. Wilayah kami >30.000 tahun lalu  termasuk salah satu wilayah di daratan Sundaland purba yang dihuni oleh banyak hewan purba besar (megafauna) dan biota laut kuno sebelum wilayah ini terisolasi menjadi pulau.
Moyang kami ada Trenggiling Purba Raksasa 2,5 meter (Manis paleojavanicus), Banteng Purba (Bos javanicus purba), Gajah Borneo Purba, Orangutan Purba, Hiu Purba Megalodon (Otodus megalodon), Lumba-Lumba Air Tawar Purba (Pesut Mahakam), dsb. Ribuan tahun kami hidup damai dengan manusia purba yang fosilnya ditemukan di dalam gua batu kapur Kalimantan Timur, yang diperkirakan pernah hidup >31.000 tahun lalu.
Dalam cetak birunya, IKN – Ibukota Nusantara mulai dibangun tahun 2022 yang dirancang sebagai  Kota hutan pintar (smart forest city) dengan 75% ruang terbuka hijau. Dan, masa depan pusat pemerintahan Indonesia pengganti Jakarta ini juga akan  menjadi ibu kota politik Indonesia pertahun 2028 mendatang. Luasnya lebih dari 2.560 kilometer,  68,56 km² fokus untuk pusat pemerintahan. Pastinya masih pro-kontra dimasyarakat.
.
Termasuk ‘pergunjingan diruang publik tentang keberadaan / pembangunan / pengadaan  koridor satwa yang  membentang alami bentang alam (Utara & Selatan) dan koridor buatan (artifisial) yang terintegrasi dengan infrastruktur jalan tol.
Khusus catatan tentang koridor hewan IKN: 

1.Dua Koridor Artifisial Utama: Hingga saat ini, telah dibangun dua lokasi koridor buatan berupa jembatan layang kanopi (flyover) setinggi 12,7 meter khusus untuk jalur perlintasan satwa arboreal seperti Orangutan dan Bekantan di jalur Tol Balikpapan–IKN.

.

2.Empat Titik Perlintasan Sungai Wain: Jalur Tol IKN (khususnya Segmen 3B Kariangau-Sp. Tempadung dan Segmen 5A Sp. Tempadung-Pulau Balang) didesain memotong 4 titik koridor aktivitas satwa di sekitar Sungai Wain. Titik-titik ini difasilitasi dalam bentuk terowongan bawah tanah (underpass) maupun jembatan agar hewan seperti monyet, beruang madu, dan rusa tetap dapat melintas dengan aman.

Catatan saya,
Infrastruktur Bawah Tanah yang Pro-Rakyat: Harus diakui secara objektif, cetak biru underpass (terowongan  hewan) dan jembatan layang hijau di beberapa sektor IKN dirancang cukup futuristik.Lorong-lorong ini memberikan perlindungan nyata bagi hewan agar tidak mati konyol terlindas roda truk tronton manusia saat bermigrasi.
Beberapa pertanyaan hewan IKN:
1.Amdal “Palsu” di Perbatasan Sepaku: Di wilayah Kukar yang areanya luas, koridor hewan masih terasa seperti rumah asli kami. Namun, begitu melangkah masuk ke wilayah Sepaku (PPU) yang padat pembangunan  gedung kementerian, jalur hijau itu mendadak menyempit drastis karena kalah berebut lahan dengan beton. Manusia lupa, hewan IKN  tidak bisa menyusutkan badan saat melewati batas wilayah kabupaten.
.
2.Terowongan Prank Berujung Seng: Tim intelijen saya menemukan ada terowongan yang dilaporkan sudah beres 100%, tapi pintu keluarnya malah menabrak pagar seng proyek setinggi tiga meter. Maka akan terjadi penumpukan disitu dan para hewan begal akan mudah menghabisi hewan hewan kecil disana. Itu namanya memfasilitasi pembantaian, bukan pelestarian!
3.Teror Lampu Sorot dan Genset: Kaum nokturnal di bawah pengawasan saya mengeluhkan polusi cahaya dari lampu sorot proyek serta getaran genset di area penyangga Sepaku. Suasananya bising seperti teriakan terikan hewan purba yang sedang marah,bagi mereka   kegaduhan alat-alat pembangunan itu membuat stress dan depresi khusus hewan balita dan lansia.
.
4.Hewan Lansia : Sampai saat pengelola IKN belum menemukan solusi bagaimana dengan para hewan yang lansia, karena mereka tidak mungkin berjalan kaki. Adakah rencana pengelola juga menyiapkan PANTI JOMPO HEWAN IKN?
.
5.Rambu dan Peta : Kiranya pengelola IKN pun membuat rambu/penunjuk jalan dan peta evakuasi diseluruh sudut hutan sehingga para hewan terbantu,tapi bagaimana dengan hewan yang buta hurup?, atau kiranya pengelola  merekruit  saja para pelajar/mahasiswa/relawan hewan serupa ‘Guide-animal?. “Kami tidak butuh plang besi dicat, pengelola IKN harusnya memasang penanda batas dari aroma urin predator alami atau vegetasi buah ramah pencernaan sebagai navigasi organik!”
6.IKN Banjir : Pengelola mengatakan yang banjir adalah wilayah sekitar baik Kecamatan Sepaku dan Kelurahan Mentawir, bukan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Namun dunia internasional dan kami di Republik Fabeliano pastinya sempat ‘tepuk-jidat. Konon , akan membangun >54 embung  hingga konsep  menggunakan material permeable pavements(paving berpori) dan rain gardens sehingga air hujan langsung ke dalam tanah daripada mengalirkannya ke selokan biasa, tercapainya Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) >1.805 hektare lahan.
7.Kontrol anggaran : Para aktivitas lingkungan hewan ikut mengusik  anggaran miliaran rupiah untuk sebuah koridor hewan ,itu terserah manusia. Namun jangan lupa mereka pakai APBN jadi wajar jika harus diawasi/kontrol dan wajar jika kami menganggap itu adalah bagian dari  konsekuensi mahal akibat kurang matangnya mitigasi lingkungan di awal proyek.
.
8.Rest Area : Pengelola juga idealnya membangun beberapa titik rest area perlintasan hewan  dengan segala fasilitasnya; toilet. mushola, gereja, vihara dsb. Juga optimalisasi peran ibu ibu PKK & Karang taruna hewan membangun UMKM/BUMDes, klinik/puskesmas dsb.Juga tempat bermain anak yang aman dari hewan begal.
PENUTUP
Sebagai Wakil Penasehat Presiden Republik Fabeliano, saya ingatkan kepada pengelola IKN  kiranya dalam membangun  koridor hewan  itu jangan cuma dijadikan “syarat formalitas kosmetik” atau sekadar pajangan foto di dokumen Amdal agar proyek kelihatan beretika di mata internasional.
Hewan bergerak menggunakan insting tanah dan hidung, bukan lewat aplikasi peta digital. Jika koridor ini hanya digarap setengah hati dan jalur di Sepaku tetap buntu, jangan kaget jika saya akan  mengeluarkan SP-1,SP-2 dan Pembongkaran total IKN. Karena yang dipakai itu adalah uang rakyat manusia!
.
Kepada Koranjokowi.com saya ucapkan terimakasih atas ditayangkannya informasi ini.
Ikan hiu muter muter, See You Later!
IKN, Tgl. 22 Agustus 2026.
Hormat saya,
BRO MAC
BERSAMBUNG
(Red/2026)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour I #RepublikFabeliano

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu Tgl.22  Agustus   2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===================

============
Tentang Koran Jokowi 4431 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan