#RepublikFabeliano, “MENGAPA HEWAN LEBIH PERDULI TERHADAP HEWAN KORBAN KARHUTLA!?”

#RepublikFabeliano,

“MENGAPA HEWAN LEBIH PERDULI TERHADAP HEWAN KORBAN KARHUTLA!?”

Di Brasil, kata FAVELA sering disamakan dengan kumuh, ilegal, dan tak terencana. Rumah tumbuh menumpuk di bukit-bukit, tanpa izin tertulis, tanpa pengakuan resmi di atas kertas. Namun di sanalah ratusan ribu hingga jutaan manusia hidup, berbagi nasi, menjaga tetangga, dan membangun harapan — walau negara terlambat datang, atau bahkan tak pernah datang sama sekali. Ilegal di atas surat, tapi nyata di atas bumi.

Setelah perbudakan dihapuskan abad 19, banyak mantan budak tidak mendapatkan akses rumah maupun pekerjaan di pusat kota. Mereka terpaksa membangun tempat tinggal swadaya di lereng-lereng bukit. Nama “favela” diambil dari pohon favela di Bahia. Para tentara yang kembali dari Perang Canudos (1896–1897) mendirikan permukiman sementara di bukit Rio de Janeiro sambil menunggu bayaran dari pemerintah yang tak kunjung datang. Tempat itu mereka namai Morro da Favela (Bukit Favela)

Saat ini , total penduduk Brasil >214 juta jiwa, yang masuk Favela > 16 juta tersebar di 12.348 komunitas /kampung/dusun yang ada di 656 kota di Brasil, dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah Tenggara (seperti kota Rio de Janeiro dan São Paulo)


Kini, di belahan bumi lain, Koranjokowi.com dan Republik Fabeliano telah menyusun konsep RUMAH KASIH REPUBLIK FABELIANO (RKRF) . Bukan favela yang lahir dari keputusasaan, melainkan tempat perlindungan hewan  yang lahir dari kesadaran bahwa hewan pun punya hak atas bumi yang semakin sempit, yang terus dibakar, digali, dan dipagar oleh manusia.

Ide dasarnya melihat ketidakperdulian kabinet RI saat ini atas kejadian Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) Januari – Agutus yang menghanguskan > 220.000 hektar secara nasional; Kalimantan, Jambi,Papua, Jawa dsb dengan kerugian negara  >Rp.14 triliun.

Didalam satu pohon hutan dewasa itu min.ada 200 spesies serangga yang berbeda, misalnya :

Bagian Kanopi (Daun dan Pucuk): Ada i ulat, kutu daun, belalang, dan kumbang daun. Bagian Batang dan Kulit Kayu: Ada  kumbang penggerek kayu, semut, dan serangga penyamar. Dan di Bagian Akar dan Epifit: Ada  ribuan serangga kecil seperti Collembola (ekor pegas) dan tungau

Dalam 1 hektar lahan hutan minimal ada 100  pohon dewasa (diameter batang> 20 cm atau tinggi di atas 5 meter)  dan  jika di setiap satu pohon dewasa ada lebih 200 spesies serangga x 100 pohon /hektar berarti ada >20.000 serangga, nah jika dikalikan 220.000 hektar berarti ada 22 juta pohon dewasa dengan 4,4 miliar serangga.

Namun, mari kita ingat kembali fakta ekologis sebelumnya bahwa satu pohon saja bisa dihuni oleh sekitar 100.000 ekor serangga (karena kepadatan koloni semut dan rayap). Jika kita menggunakan angka populasi riil per pohon tersebut pada 22 juta pohon dewasa yang terdampak maka dapat mencapai >2,2 triliun ekor serangga. Lalu kabinet manusia menganggap tidak ada masalah?, terlalu!

Bahkan konses RKRF ini telah dibahas dengan UNA – United Nation Animals (PBB-nya manusia), dimana disetujui beberapa hal dibawah ini:

1.UNA ditahap awal  akan menyumbang lebih dari 10 juta pohon dewasa siap tanam, diatas lahan 100.000 hektar misalnya; Meranti (Shorea), Keruing (Dipterocarpus), Kapur (Dryobalanops),Ulin (Eusideroxylon zwageri), Eboni (Diospyros celebica), Cendana (Santalum album), Matoa (Pometia pinnata),  Bakau / Mangrove (Rhizophora),  Gelam atau Kayu Putih (Melaleuca leucadendra),  Sagu (Metroxylon sagu), Damar (Agathis dammara), Kemenyan (Styrax), dsb. Sehingga anak cucu serangga sudah bisa menempati rumah rumah baru mereka.Anggaran disiapkan antara Rp.200-300 triliun.

Pengangkutan pohon dari lintas benua akan menggunakan 1000 kapal induk yang mampu memuat 100.000 pohon dan 5000 helikopter barang dengan kapasitas 1000 pohon. Anggaran disiapkan antara Rp.100-200 triliun.

2.UNA juga telah mempersiapkan segala keperluan pembangunan serupa Favela seluas 200.000 hektar yang dibagi untuk 4 zona hewan; air, pohon, udara dan darat termasuk hewan hewan purba .  yang dilengkapi Puskeswan, rumah jompo, air ,listrik, wifi, 10.000 sekolah SD – Universitas, damkar, ambulance, taman bermain anak, hotel, kolamrenang, sarana OR, waduk/bendungan, irigasi, industri pakan, dsb. Anggaran disiapkan antara Rp.300- 1.000 triliun.

3.Area area tersebut diatas akan dibatasi oleh tembok serupa Tembok China dengan tinggi >10 meter + kawat listrik sehingga terhindar dari ‘penyusup manusia’ yang rawan membawa penyakit membahayakan yaitu Korupsi, Kolusi dan  Nepotisme. Anggaran disiapkan antara Rp.1000-2000 triliun.

“Saya menghargai semangat Presiden Republik Fabeliano dan kabinetnya, yang mengutamakan kepentingan rakyat. Tidak hanya penvcitraan, pansos dan sibuk di media sosial saja. Pembangunan RUMAH KASIH REPUBLIK FABELIANO tidak akan pernah bisa diikuti oleh manusia termasuk RI, jangankan mengikuti untuk berfikir soal seperti ini saja tidak mampu. Mereka lebih sibuk bagaimana kursi saat ini dan kursi thn.2029. Insyaallah dukungan anggaran >Rp.4000 triliun dari UNA itu belum seberapa karena kami memang komunitas negara negara hewan kaya tanpa memungut pajak apapun dari rakyat, karena uang sitaan dari koruptor ,illegal fishing, logging dan hasil tambang kami 100% masuk APBN Hewan”, demikian Prof.DR.Yakagawa – President Of UNA pada jumpa pers kemarin dari kantornya di Jepang.

BERSAMBUNG

(Red-01/Foto.ist)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour I #RepublikFabeliano

(Seluruh karakter hewan dalam tulisan  ini adalah personifikasi satire untuk ikutserta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl. 1 September 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

#SahabatKPK!,”PERAN AI & REPUBLIK FABELIANO DALAM ANTIKORUPSI!?”

============
Tentang Koran Jokowi 4447 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan