
Sifat : TOP SECRET & KIAMAT BIOTA
Perihal : Laporan Investigasi Gurita Merkuri Gunung Botak & Pasar Gelap Transnasional
Presiden Republik Fabeliano (FABJOUR)
Miss Pussy Noni
di Tempat

-
- Sungai yang Mati: Limbah pekat dari mesin trommel mengalir deras meracuni Sungai Anahoni dan Sungai Waelata. Sungai yang dulunya bening kini berubah warna menjadi cokelat keperakan yang mematikan.
- Sedimentasi Maut Teluk Kayeli: Semua racun dari sungai itu bermuara dan mengendap di dasar Teluk Kayeli. Hasil pemindaian sonar dan riset laboratorium di perairan kami menunjukkan kadar merkuri di pesisir lumpur telah menembus angka 3 mg/kg, melonjak 30 kali lipat dari ambang batas aman yang hanya 0,1 mg/kg!
- Kerusakan Rantai Makanan: Udang, kepiting, kerang, hingga ikan-ikan kecil yang biasa dikonsumsi warga pesisir kini telah terinfeksi zat amalgam beracun. Anak cucu kami sesama mamalia laut mulai menderita tumor kulit akibat zat kimia ini.
-
- Hulu Sediaan Batu Sinabar: Bahan baku merkuri cair ini disuplai secara ilegal melalui pembakaran batu Sinabar di kawasan hutan Iha-Luhu, Seram Bagian Barat.
- Jalur Tikus Penyelundupan: Ratusan kilogram raksa cair dikemas dalam jerigen-jerigen samaran, diselundupkan lewat pelabuhan-pelabuhan tikus di Maluku menggunakan kapal sekoci cepat pada malam hari, menghindari patroli laut.
- Sindikat Transnasional: Sebagian komoditas raksa beracun ini bahkan masuk dalam kontainer kargo gelap untuk dikirim ke pasar ilegal luar negeri seperti Filipina dan jaringan tambang liar di Asia Tenggara. Keuntungan triliunan rupiah dinikmati para cukong besar, sementara rakyat Maluku dan ekosistem laut dihadiahi cacat genetik serta kematian ekologis.

-
- Titahkan “Operasi Gurita Samudra”: Tangkap para pemodal besar dan korporasi yang menyuplai merkuri ke Gunung Botak, jangan hanya menangkap kuli tambang kecil di lapangan.
- Deklarasikan Darurat Ekologi Teluk Kayeli: Lakukan lokalisasi wilayah tangkap ikan agar masyarakat adat tidak mengonsumsi biota laut yang sudah terkontaminasi raksa berat.
- Usut Aliran Dana “Upeti”: Dorong jaringan #SahabatKPK! untuk memantau rekening-rekening mencurigakan oknum yang sengaja membiarkan jalur tikus pengiriman merkuri Maluku tetap terbuka bebas.

Hormat Kami,
(Penjaga Abadi Perairan Pulau Buru & Banda)
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour I #RepublikFabeliano
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikutserta mengkampanyekan antikorupsi)







“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”


CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin,Tgl.31 Agustus 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!



https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

#SahabatKPK!, “SURAT TERBUKA : MEMANG ADA SANKSI UNTUK PEJABAT YANG NGAMEN !?”




Be the first to comment