Gusmar,A. #RepublikFabeliano,”JAKARTA TENGGELAM!?”

Gusmar,A. #RepublikFabeliano,
“JAKARTA TENGGELAM!?”

Apapun , saya setuju dengan pernyataan KordNas Koranjokowi – Arief P. Suwendi bahwa Kota Jakarta—yang kini secara resmi bertransisi menuju status Daerah Khusus Jakarta (DKJ) seiring pemindahan ibu kota ke IKN ‘lambat laun akan tenggelam pamor yang telah dinikmati 499 tahun.
Kalaupun DKJ akan serupa sebagai pusat bisnis, keuangan, hiburan, dan kebudayaan (seperti New York, Sydney, atau Kuala Lumpur), karena IKN ADALAH pusat pemerintahan (seperti Washington D.C. di AS, Canberra di Australia, atau Putrajaya di Malaysia).
Juga hasil pertemuan dengan BANG BURA – Buaya Muara Purba dari era Batavia thn.1600-an yang berhasil ditemui kemarin (30/8) di ujung sungai Ciliwung. “Meskipun kantor kementerian dan lembaga negara dipindahkan ke IKN, kantor pusat bank-bank besar, perusahaan multinasional, bursa efek, start-up raksasa, hingga pusat perbelanjaan terbesar tetap bertahan di Jakarta. Namun belum menjamin  Investor dan pelaku bisnis betah di Jakarta. Mereka akan mencoba masuk IKN yang lebih fresh”, saya manggut -manggut juga tepok jidat tidak terbayang berapa ribu orang yang akan menganggur karena banyak industri yang pindah ke IKN.
Salah satu pekerjaan rumah Jakarta mendatang tidak jauh dari  Ciliwung, polusi, macet dan banjir ROB  kalau pun sudah dibangun Kanal Banjir Timur dan Barat oleh Jokowi, normalisasi sungai Ciliwung, Rumah susun,  dsb. “Ini adalah hasil investigasi teman teman terhadap perkembangan sungai Ciliwung hingga saat ini”, kata BANG BURA menyerahkan dokumen untuk diserahkan ke KordNas Koranjokowi.com – Arief P.Suwendi.

Parameter Era 1900-an (Kolonial) Data Terakhir (Modern) Realita Lapangan / Dampak Ekologis
Panjang Aliran ± 120 Kilometer ± 115 Kilometer Panjang utama relatif sama dari hulu (Mandalawangi) ke muara, namun kelokan alaminya terpangkas akibat proyek sudetan dan betonisasi kaku.
Lebar Sungai 20 -40

Meter

Hanya 5 – 15 Meter (di titik kumuh) Menyusut lebih dari 60% akibat invasi daratan buatan, tiang pancang rumah liar, dan urukan tanah ilegal di kanan-kiri bantaran.
Kedalaman 10-20

Meter 

Hanya 1 hingga 2 Meter  Terjadi pendangkalan masif akibat jutaan ton sedimentasi lumpur sisa erosi hulu serta timbunan sampah domestik harian.

Berikut catatan lainnya dari BANG BURA:
1.Pendangkalan dan penyempitan lebar sungai: Semua ini   erat dengan maraknya pemukiman padat di bantarannya. Saat ini lebih dari >34.000 KK sekitar  bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang  membangun rumah-rumah semi-permanen ilegal
2.Manajemen Sampah : Sampai Jakarta >8000 ton/hari, kemampuan angkut hanya > 7000 ton, Sisanya dikelola melalui program bank sampah, TPS 3R, atau diolah di tingkat komunitas. Disungai Ciliwung bisa terdapat 20-200 ton/hari jika terjadi cuaca ekstrem, hujan lebat, atau saat Jakarta menerima “sampah kiriman” dari wilayah hulu (Bogor/Depok) melalui aliran sungai.
3.Manajemen Kemacetan : Penyempitan jalur (bottleneck) sering terjadi di titik-titik tertentu. Hal ini diperparah oleh adanya proyek pembangunan infrastruktur jalan tol, flyover, underpass, atau perbaikan saluran air yang memakan lajur jalan. Begitu proyek selesai di satu titik, kemacetan sering kali hanya berpindah ke titik penyempitan berikutnya.Hal lain karena pekerja/pegawai banyak berasal dari daerah penyangga;Bogor, Depok, Tangerang dsb.
Ditambah lagi pekerja dari luar wilayah yang masuk ke Jakarta setiap harinya diperkirakan mencapai 1,5 juta hingga 2 juta orang baik menggunakan angkutan umum,komuter, roda dua,dsb.
4.Manajemen Polusi : Jakarta sampai saat ini masuk di dalam 10 besar kota dengan polusi terburuk di dunia dengan kategori Tidak Sehat (sering menyentuh angka AQI di atas 150).

PAM Jaya harus bekerjakeras menyediakan air bersih bagi warga Jakarta karena realisasinya masih >80% sehingga pada tahun 2029 agar warga bisa lepas dari ketergantungan air tanah yang tercemar. Apalagi Jakarta sampai saat ini  masih  bergantung pada pasokan air bersih dari Waduk Jatiluhur

4.Manajemen ROB : Berdasarkan data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), wilayah Jakarta Utara mengalami penurunan tanah rata-rata 1 – 15 cm per tahun, bahkan di beberapa titik ekstrem seperti Muara Baru dan Pantai Mutiara bisa amblas hingga 20–30 cm per tahun. Sehingga rawan ROB -Remaining On Board  (menaiknya air laut/sungai) kedaratan.
“Tahun 2024-2025 terdapat kenaikan titikROB menjadi 11 kelurahan di Pesisir utara juga di Kep.Seribu. Saya belum mendapat kabar terbaru mengenai progres pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) yang sedang dikerjakan pemerintah untuk menahan rob ini. Yang jelas, tanggul laut dengan nama NCICD (National Capital Integrated Coastal Development), bukan hanya melindungi Jakarta saja namun memanjang  sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa >530 Km. Biaya untuk khusus Jakarta dengan tinggi >3,5 meter panjang 28 Km berbiaya >Rp. 164 triliun , untuk total Banten-Jatim >Rp. 1.400 triliun. Lain kali kita bicara potensi korupsinya ya. Wassalamualaimum wrwb.”, kemudian BANG BURA pamit dan turun menyelam ke sungai Ciliwung.’Waalaikumsalam wrwb.
BERSAMBUNG
(Red-01/Foto.ist)

#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour I #RepublikFabeliano

(Seluruh karakter hewan dalam tulisan  ini adalah personifikasi satire untuk ikutserta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin,Tgl.31  Agustus 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

============
Tentang Koran Jokowi 4446 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan