Rigel,B. #SahabatKPK!, “PENYU MALUKU VS RUMPON ILEGAL!”

Rigel,B. #SahabatKPK!,
“PENYU MALUKU VS RUMPON ILEGAL!”

SURAT TERBUKA DARI LAUT BANDA

Nomor     : 001/APEMKU/MALUKU/VII/2026
Sifat         : SANGAT RAHASIA & DARURAT EKOLOGI
Lampiran: 1 Berkas Peta Koordinat “Pagar Gaib” Laut Maluku
Perihal     : Jeritan dari Dasar Laut Maluku Atas Invasi Rumpon Ilegal
Kepada Yang Terhormat:
Presiden Fabelism Journalism (FABJOUR), Republik Fabeliano
Miss Pussy Noni
di Kota Bandung
Tembusan (Cc):
  1. Menteri Kelautan & Diknas: Om Lumba (Pantai Lovina, Bali)
  2. Menteri Anti Mafia Hutan, Laut, dan Laut: Mat Koneng (Rajawali, Gn. Merapi, DIY)
  3. Menteri Intelijen & IT: Mat Kampret (Paniki asal Maluku)
  4. Menteri MBG, KopDes & Koperasi Nelayan: Mbah Rebon (Udang Rebon asal Cirebon, Jabar)

 Salam Manise dari kedalaman Laut Banda,

Saya, Ale Penyu, bertindak untuk dan atas nama ALIANSI PENYU MANISE MALUKU (APEMKU), dengan ini mengayuh sirip sejauh ribuan mil laut demi mengirimkan surat darurat ini kepada Ibu Presiden FABJOUR – Miss Pussy Noni. Kami terpaksa mengadu karena para manusia penguasa kebijakan di dunia nyata tampaknya sedang menderita penyakit “tuli berjamaah” terhadap jeritan ekosistem laut Maluku.

1. Hikayat Awal: Berkah Laut Maluku yang Mahakaya

Ibu Presiden dan para Menteri yang budiman, sudah menjadi takdir alam bahwa perairan Maluku adalah lumbung emas biru terkaya di dunia. Di sinilah tempat bermain, memijah, dan bermigrasinya jutaan Ikan Tuna sirip kuning, Cakalang, dan Tongkol. Selama berabad-abad, nenek moyang kami hidup berdampingan secara damai dengan nelayan tradisional Maluku yang melaut hanya bermodalkan pancing ulur (handline) dan perahu kecil. Ikan selalu melimpah, dan ekosistem laut berputar dengan adil.

2. Akar Masalah: Mengapa “Pagar Gaib” Rumpon Ilegal Menjamur?

Ketenangan itu hancur ketika keserakahan manusia pemodal besar (Cukong Pajeko lintas daerah dan asing) masuk ke perairan kami. Mereka memasang ratusan Rumpon Ilegal secara liar di laut lepas (WPP 714 & 715). Rumpon-rumpon ini bertindak seperti “Pagar Gaib” atau barikade tengah laut. Diikat dengan tali baja ribuan meter ke dasar samudra, rumpon ini menjebak kawanan ikan tuna agar berkumpul di tengah laut lepas sebelum mereka sempat berenang ke wilayah pesisir.

3. Badai Masalah yang Timbul (Krisis Horizontal & Ekologis)

Akibat pagar gaib milik pengusaha bermodal raksasa ini, kehancuran ganda sedang terjadi:

  • Nelayan Tradisional Sekarat: Ikan tidak pernah lagi sampai ke pesisir. Akibatnya, nelayan lokal Maluku terpaksa melaut hingga 50 mil ke tengah samudra demi mencari makan. Mereka kalah modal, kehabisan BBM, dan bertaruh nyawa diusir oleh kapal-kapal pukat raksasa (purse seine) penunggu rumpon liar.
  • Kiamat Dini Bayi Tuna: Jaring-jaring kapal besar di rumpon tersebut menyapu bersih segalanya, termasuk bayi-bayi tuna kami yang belum sempat berkembang biak.
  • Navigasi Kami Terganggu: Kami, bangsa Penyu, sering kali tersangkut di tali-tali rumpon liar yang tak berizin ini hingga mati lemas.

4. Deteksi Intelijen: Di Mana Letak Aroma Amis Korupsi?

Melalui jaringan bawah laut, APEMKU mengendus adanya dugaan Korupsi Ekologis yang sangat pekat di sektor ini:

  • Jual Beli “Koordinat” Laut: Ada dugaan oknum aparat dan dinas lokal sengaja “menutup mata dan menerima upeti” dari pengusaha besar agar rumpon-rumpon ilegal ini tidak ditertibkan.
  • Pembiaran Kekosongan Regulasi: Peraturan Daerah sengaja dibuat menggantung tanpa sanksi tegas, menciptakan celah hukum agar para cukong bebas “mengapling” laut Maluku tanpa membayar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sah. Pajak rakyat dikejar, tapi setoran gurita mafia laut dibiarkan!

5. Harapan APEMKU Kepada Kabinet Republik Fabeliano

Oleh karena itu, sebelum laut Maluku dikuras habis dan nelayan lokal mati kelaparan, kami memohon intervensi nyata dari Kabinet FABJOUR:

  • Kepada Presiden Miss Pussy Noni: Mohon titahkan operasi sapu bersih tanpa kompromi!
  • Kepada Om Lumba (Menko Kelautan): Segera tata ulang zonasi wilayah tangkap agar tuna-tuna bisa kembali mudik ke pesisir Maluku dan dinikmati nelayan kecil.
  • Kepada Mat Kampret (Menteri Intelijen asal Maluku): Sebagai anak daerah, kami mohon kencangkan radar sadap Anda untuk melacak aliran uang haram dari cukong rumpon ke rekening oknum pejabat DKP Maluku yang korup!
  • Kepada Mat Koneng (Menteri Anti Mafia): Kirim pasukan Rajawali Merapi untuk memutuskan tali-tali rumpon ilegal di laut Banda dan seret para pengusaha nakal ke meja hijau.
  • Kepada Mbah Rebon (Menteri Koperasi Nelayan): Tolong bantu perkuat bahan bakar dan armada Koperasi Nelayan tradisional Maluku agar mereka punya daya tawar di laut mereka sendiri.

Sebagai penutup, Ingat slogan FABJOUR kita, “Disaat manusia bingung deng Tako bicara lawan korupsi, katong hewan lao Maluku minta FABJOUR ambil alih!, “When humans fear to speak against corruption, animals take over!”, Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi, maka kami, para hewan laut Maluku, meminta FABJOUR mengambil alih!

Ikan Hiu muter-muter, See You Later!

Ambon – Banda, 27 Juli 2026
Hormat Kami,

Ale Penyu
Ketua Aliansi Penyu Manise Maluku (APEMKU)

(Red-01/Foto.ist)

BERSAMBUNG

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Minggu,Tgl.26  Juli  2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran (koranprabowo.id), atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

#SahabatKPK!, “RESHUFFLE KABINET JULI 2026”

Rigel Belatrix, #SahabatKPK!: “PENGAKUAN DOSA LAPTOP USANG “

#SahabatKPK!, “SURAT TERBUKA : MEMANG ADA SANKSI UNTUK PEJABAT YANG  NGAMEN !?”

Tentang Koran Jokowi 4386 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan