#SahabatKPK!, “ BUKAN SEKEDAR AWAS ANJING GALAK!”

#SahabatKPK!,

“ BUKAN SEKEDAR AWAS ANJING GALAK!”

Rapat bulanan Koranjokowi.com dan #SahabatKPK! (27/7) baru saja dimulai. Namun tiba tiba diluar terdengar gaduh aksi demo sambil melempari kantor dengan segala sampah kota Bandung yang ‘mungkin lupa’ diangkat sejak 2 hari lalu. Kami pun berhamburan keluar, benar ,ratusan anjing anjing liar kota Bandung dan kota/kabupaten tampak berwajah murka.

“Hei manusia, nama gue JENGGO, ketua umum ANJING LIAR LINTAS PROVINSI , ALLIPRO , mau bicara dengan kalian!, boleh kami masuk?”, kata korlap demo yang tubuhnya bau asem, mungkin tidak mandi selama seminggu. Sebagian dari anjing – anjing itu bahkan mulai menggebrak gebrak pagar memaksa masuk.

Teman teman squad koranjokowi.com, #SahabatKPK!, mulai melepas ikat-pinggang masing masing menjaga jaga ‘hil-hil yang mustahal’. “Kenapa kalian harus minta masuk!”, kata Vien J.Siregar, squad dari Kab. Simalungun maju kedepan. “Diamlah kau Lae!, kami hanya mau bicara!”, jawab Jenggo sambil melepas ikat pinggangnya pula. “Bicara saja dari situ!”, “No!”, “Ah, banyak bicara klean, kujadikan Thịt chó. baru tau klean !”, maju Vien  sambil memutar mutar ikat pinggangnya, untung segera  dicegah teman teman lainnya.

Kami pun berunding dan mengatur strategi, sekjen squad – Arie Kurniawan melakukan komunikasi dengan Polda Jabar. Budi D.Ginting dan Feri Manurung berkomunikasi dengan walikota dan bupati Bandung, Suratman Jambi menelepon Suku Anak Dalam, Agus Nur Ismail menelepon Gub.Jabar & EO bd.Film, Rigel Belatrix asal Maluku menghubungi BNPT. Anggiat, Gusmar Adnan dan Sonny Irwansyah dari Jakarta menghubungi 911, Trio Sihombing  (Marwedi, Jeck, Nerko) menghubungi BNN karena takut mereka sedang ‘baok, Nasution bersaudara dari Kab.Madina (Ali Monang ,Mawardi) menghubungi K-9,  Fahmi dan i’o dari Cirebon menelpon ulama Cirebon, Samidi menelepon Gajah Kab.OKI,  Jumadi dan Supran dari Kab.Langkat menelpon Damkar, Yusup S Jatim menelepon Pendeta, Sinto NTT & Nyoman Bali menelepon toko Martabak Bandung, Lutfi dan Edo menelepon PMI dsb. Semuanya punya SOP masing-masing dan sudah terlatih dalam situasi gawat seperti ini.

Singkat ceritera, Kami pun mempersilahkan masuk mereka namun kami batasi jumlahnya, mereka marah tidak mau diatur. Ketegangan muncul kembali, Hampir 30 menit bernegosiasi akhirnya disepakati bahwa setiap kota dan kabupaten hanya diwakili satu anjing.

Dan, wow!, tetap saja yang masuk lebih dari 30 anjing liar yang mewakili 3o kota/kabupaten. Selain dari kota Bandung, ada juga dari Kab.Deli serdang, Jambi, Jatim, Sumbar, Simalungun, Bengkulu, Maluku, Jakarta, NTT, Bali, Aceh, Manado, Papua, Cirebon, Bandung barat, Nias, dsb. Ruangan jadi meriah seolah olah reuni kampung halaman jadinya. “Lae, tadi lae bilang kujadikan Thịt chó, itu apa lae?”, tanya saya berbisik kepada Vien yang rambutnya ala Tarzan. “Itu sebutan umum untuk berbagai hidangan daging anjing yang diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau dijadikan sup di Vietnam, Lae”, kami pun tertawa ngakak.

Hampir 30 menit suasana meriah itu dipotong JENGGO, dia naik kemeja dan bicara. “Sebelum dimulai, tolong kalian siapkan makanan  Pedigree, Royal Canin, dan Hill’s Science Diet. Bisa dong”, bisik JENGGO, anjing lain manggut manggut.” Itu merk makanan apa ,Jenggo?”, tanya kami bersamaan

JENGGO tersenyum, sambil melet melet dan menjawab, “Itu nama makanan anjing mahal bang, katanya kaya nutrisi dan protein terbaik. Bolehkan kami sesekali makanan mahal ini !?”, Sekjen Arie pun manggut manggut dan menesan lewat aplikasi. JENGGO dan teman teman mulai terlihat tenang, saat makanan mahal itu berstatus ‘otw’ .

JENGGO kemudian berceritera, bahwa Anjing Doberman, yang bernama resmi ‘Doberman Pinscher’, merupakan ras anjing yang berasal dari Jerman pada akhir abad ke-19. Ras ini awalnya dikembangkan oleh Karl Friedrich Louis Dobermann, seorang pengumpul pajak lokal. Sebagai anjing pengawal dan penjaga yang tangguh. Doberman dikenal dengan penampilannya yang ramping, atletis, dan kuat, serta memiliki kepala berukuran sedang dengan telinga tegak. Ras ini terkenal dengan keberanian, kecerdasan, dan kesetiaannya yang tinggi kepada pemilik. “Dari jutaan anggota kami, ras doberman hampir 70%,bang”

JENGGO memaparkan tujuannya kesini, seorang ajudan menyalakan laptop dan memasang multimedia dengan protektor arah kedinding, JENGGO menghela nafas panjang.  Dan menyampaikan resolusinya;

1. Mereka tersinggung, marah dan kecewa terhadap ulah manusia yang selama ini dibiarkan;

“Coba kalau kalian adalah anjing, lalu membaca banyaknya manusia menaruh tulisan “AWAS ANJING GALAK!” baik di pagar-pagar rumah mewah,  rumah kontrakan  bahkan di rumah kos gang sempit padat. Apa kalian tidak tersinggung, seolah olah kami ini hewan yang tidak punya adab, namun disatu sisi kalian punya pribahasa “TAMU ADALAH RAJA”, ini tidak konsisten dan konsekwen namanya!”,  teriak Jenggo  sambil menunjukkan foto-foto sebagai bukti, sontak teman-temanya membalas dengan ‘gonggongan dan meraung kencang.

“Bagaimana tamu mau jadi raja kalau baru sampai pagar sudah dihadapkan dengan tulisan “AWAS ANJING GALAK!”, manusia juga melakukan penghianatan kepada anjing yang belum tentu semua anjing yang dirumah itu galak!”, kata Jenggo lagi.


2.Anjing  lebih mulia dari koruptor!

“Pertama, Melalui koranjokowi.com dan #SahabatKPK!, kami mengingatkan manusia jangan merasa lebih mulia dari anjing, khususnya para koruptor baik yang sudah dipenjara, sudah bebas maupun yang masih buron ke LN. Dalam tatanan sosial dan spiritual, kami ini diciptakan dengan keperluan khusus yang legal! Ras kami ada yang mengabdi jadi anjing pemburu babi, penjaga kebun, anjing pelacak kepolisian seperti K-9 yang membongkar brankas koruptor, pemburu bandar narkoba, teroris dsb. Lalu, Koruptor, apa yang harus dibanggakan!?”

“Kedua, jika manusia sedang marah tak jarang menyebut kepada manusia lain dengan kalimat “ANJING LU!”, salah kami apa, . Termasuk istilah “ANJING KURAP!”, kami tidak tau menahu soal manusia kenapa kami dibawa bawa?”. Jenggo mengambil tisue mengelap matanya yang basah, suasana hening.

“Ketiga, inga tentang nama Qitmir?”,tanyaJenggo dengan nada keras, semua menggeleng. “Apapun, Qitmir adalah nenek moyang kami, yang diabadikan Allah SWT dalam Al-Qur’an (QS. Al-Kahfi) karena kesetiaannya menjaga pemuda-pemuda shalih Ashabul Kahfi di depan gua selama 309 tahun. Apapun, Nama kami tertulis di kitab suci manusia, sementara nama para koruptor  pembegal APBN, tidak ada disana bahkan dia dihinakan oleh Tuhan!”, kemudian Jenggo meminta ajudannya membuka file lainnya.

“Ini teman teman, sebagaimana Al Quran, dalam QS. Ali ‘Imran Ayat 161, disebutkan bahwa  Pelaku ghulul (pengkhianatan/penggelapan harta amanah) diancam Tuhan , bahwa pada hari kiamat ia akan datang dengan membawa apa yang dikhianatkannya itu. Setiap jiwa akan diberi balasan penuh .Ayat ini menegaskan bahwa penggelapan harta publik atau negara adalah dosa besar yang bebannya harus dipikul sendiri kelak di akhirat!”, kami diam kembali, Jenggo kemudian menutup laptop. Hadirin berdiri, bertepuk tangan. Kalaupun anjing bukan srigala, namun mereka meraung sendu bersahutan.

‘aaaaaa……uuuuuuuuuu…..! ,

‘aaaaaa……uuuuuuuuuu…..!,

‘aaaaaa……uuuuuuuuuu…..!

BERSAMBUNG

(Red-01/Foto.ist)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin,Tgl.27  Juli  2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran (koranprabowo.id), atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

#SahabatKPK!, “Nasib Pussy & Bruno, Karena Mr.Smile  Kena OTT-KPK!?”

 

Tentang Koran Jokowi 4387 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan