

Pemerintah daerah jangan memelihara alasan ‘medan yang sulit’ untuk memaklumi PETI. Uda Sima menawarkan integrasi data geospasial miliknya. Jika satelit Republik Fabeliano saja mampu mendeteksi pergerakan ekskavator di dalam hutan lindung dalam hitungan detik, aparat hukum manusia harusnya bisa lebih galak. Masa tidak bisa?, atau Pasang sensor getar di pintu masuk hutan; jika ada alat berat lewat tanpa izin resmi, alarm di kantor penegak hukum harus berdering. Jika tidak berdering, jangan jangan petugasnya tidur?
Hentikan bisnis big fish ini sekarang juga. Jangan cuma buruh lokal yang ditangkap, tapi seret pemodal raksasanya ke meja hijau. Sita seluruh alat berat yang digunakan untuk merusak hutan, lalu lebur atau alihkan fungsinya untuk membangun jembatan desa, memperbaiki drainase yang hancur, serta memperkuat tanggul sungai Batang Lembang.Kalau mau!

Karena manusia lambat dan korup dalam proyek penghijauan, biarkan alam menyembuhkan dirinya sendiri. Hentikan pemburuan liar dan berikan jaminan keamanan bagi pasukan monyet, tupai, serta burung untuk menyebarkan biji-bijian pohon alami secara masif di hulu Solok. Akar pohon-pohon ini yang nantinya akan mengunci air di atas bukit, sehingga warga di bawah tidak perlu lagi kebanjiran.Atau segera lakukan penghijauan kembali dengan serius bukan mengejar anggarannya!.
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour






“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“DISAAT MANUSIA BINGUNG DAN TAKUT BICARA TENTANG ANTIKORUPSI MAKA HEWAN AKAN AMBIL ALIH!”

CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Minggu, Tgl. 9 Agustus 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!



https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

================




Be the first to comment