


-
- Dewas KPK menggelar sidang etik besar-besaran terhadap Ketua KPK saat itu, Firli Bahuri. Firli terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat, salah satunya karena mengadakan pertemuan rahasia dan berkomunikasi dengan pihak yang sedang beperkara di KPK (eks Mentan Syahrul Yasin Limpo) serta tidak jujur mengisi LHKPN. Kemudian Dewas menjatuhkan sanksi etik terberat, yaitu meminta Firli Bahuri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan KPK.
- Dewas KPK menggelar sidang etik besar-besaran terhadap Ketua KPK saat itu, Firli Bahuri. Firli terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat, salah satunya karena mengadakan pertemuan rahasia dan berkomunikasi dengan pihak yang sedang beperkara di KPK (eks Mentan Syahrul Yasin Limpo) serta tidak jujur mengisi LHKPN. Kemudian Dewas menjatuhkan sanksi etik terberat, yaitu meminta Firli Bahuri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan KPK.
-
- Dewas KPK berhasil membongkar kasus Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan secara sistematis oleh puluhan petugas Rumah Tahanan (Rutan) KPK terhadap para tahanan koruptor.Dan menyidangkan lebih dari 90 pegawai KPK dan dijatuhi sanksi etik berat berupa keharusan meminta maaf secara terbuka, hingga direkomendasikan untuk diserahkan ke penegakan disiplin/pemecatan serta diusut pidananya.

-
- Dewas KPK menyidangkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron karena terbukti menyalahgunakan pengaruhnya untuk mengintervensi mutasi seorang ASN di Kementerian Pertanian. Menariknya, Ghufron sempat melawan dengan menggugat Dewas ke PTUN dan MA untuk menunda sidang etiknya.Namun diatetap dijatuhi sanksi sedang berupa teguran tertulis dan pemotongan penghasilan sebesar 20% selama 6 bulan.
- Mantan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dilaporkan karena diduga menerima gratifikasi mewah berupa akomodasi dan tiket nonton MotoGP Mandalika dari sebuah perusahaan BUMN. Namun, Sebelum Dewas sempat mengetok palu vonis akhir, Lili Pintauli memilih langsung mengajukan pengunduran diri kepada Presiden sehingga sidang etiknya dinyatakan gugur karena ia sudah bukan insan KPK lagi.

-
- Pasal 37A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 RI tentang Perubahan Kedua atas UU Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
- Catatan internal Fabeliano: Di bawah rezim Miss Pussy, aturan ini akan diselaraskan dengan HAH (Hak Asasi Hewan) agar para koruptor berkaki empat bisa langsung dieksekusi mati tanpa banyak cincong!
-
- Mengawasi: Memelototi pelaksanaan tugas dan wewenang pimpinan serta pegawai KPK agar tidak melenceng dari rel aturan.
- Menyusun & Menegakkan Etik: Membuat sekaligus menyidangkan dugaan pelanggaran kode etik internal lembaga.
- Menerima Laporan: Menampung aduan dari masyarakat (atau hewan-hewan jelata) jika ada indikasi penyelewengan wewenang oleh orang dalam.
- Evaluasi Berkala: Mengadakan evaluasi kinerja pimpinan KPK setahun sekali.

-
- Gusrizal (Ketua merangkap Anggota) – Berlatar belakang mantan hakim tinggi (mantan Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin).
- Benny Jozua Mamoto (Anggota) – Purnawirawan perwira tinggi Polri dan mantan Ketua Harian Kompolnas.
- Chisca Mirawati (Anggota) – Profesional hukum yang pakar dalam bidang kepatuhan (compliance) dan perbankan.
- Wisnu Baroto (Anggota) – Birokrat hukum berlatar belakang Jaksa (mantan Kepala Kejaksaan Tinggi).
- Sumpeno (Anggota) – Berlatar belakang penegak hukum dari kalangan Hakim Tinggi.



-
- Penjaga Kode Kehormatan (Bushido Hutan): Ketika pimpinan dan penyidik KPK mulai tergoda oleh ‘umpan ikan asin’ atau fasilitas kemewahan dari luar, Dewas adalah satu-satunya lembaga yang tersisa untuk menegakkan moralitas tanpa pandang bulu. Mereka memegang sumpah kehormatan tertinggi untuk menjaga kesucian lembaga.
- Bertempur di Garis Belakang secara Mandiri: Pasca regulasi berubah, Dewas tidak lagi memegang senjata operasional (seperti izin sadap atau sita). Namun, seperti Samurai terakhir yang bertempur demi prinsip, mereka tetap maju mengadili pelanggaran etik internal walau sering kali dikeroyok oleh opini dan gugatan hukum balik dari para pejabat yang gerah.
- Harapan Terakhir Kepercayaan Publik: Jika The Last Samurai ini sampai ikut tumbang, lumpuh, atau bisa diajak ‘masuk angin’ ke jalan yang salah, maka tamatlah riwayat keadilan di Republik Fabeliano. Mereka adalah tameng terakhir.









“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”


CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl. 22 September 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!



https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

==
==================
- #Republik Fabeliano, “WAJARKAH MENIRU GAYA PRESIDEN DI AFRIKA?”
- #RepublikFabeliano, “50 HELIKOPTER & DANA RP.2000 TRILIUN SIAP UNGSIKAN HEWAN AIR DI KAB. MADINA”
- #Republik Fabeliano Go Internasional !?”
- #Republik Fabeliano, “OKTOBER BULAN APESNYA KEMENTAN & ATR/BPN?”
- TIGA PURBAYA ,” PANGERAN, EKONOM COWBOY & RELAWAN PRO PURBAYA 2029″
- Trio Sihombing, #RepublikFabeliano: “JAKARTA TERBENAM LUMPUR, EMANG GUA PIKIRIN!”
- #RepublikFabeliano, ” JANGAN CONTOH PRESIDEN NPD, NONI !?”
- Ahmad Fahmi, #RepublikFabeliano, ” SEMOGA ALLAH TERSENYUM “
- #RepublikFabeliano, ” DAFTAR 7 MENTERI YANG AKAN DIPECAT PRESIDEN”

Be the first to comment