Hasdan Nover Zandi (7), ” PROXY-WAR ANEH, GANJAR DIBENTURKAN PRABOWO  & KASUS KUDATULI 1996 “

Hasdan Nover Zandi (7),

” PROXY-WAR ANEH, GANJAR DIBENTURKAN PRABOWO

& KASUS KUDATULI 1996 “

Koranjokowi.com, OPIni:

Teman teman Relawan Ganjar dimana saja berada,

Perang proksi / perang fraksi (Proxy War) , … Umumnya adalah perang antar dua negara atau aktor non-negara yang terjadi karena dorongan atau mewakili pihak lain yang tidak terlibat langsung di pertempuran. Agar sebuah konflik dapat dikategorikan sebagai perang proksi, pihak yang berkonflik harus memiliki hubungan langsung yang sifatnya jangka panjang dengan faktor eksternal. Umumnya, … hubungan ini bisa berbentuk pendanaan, pelatihan militer, penyediaan senjata, serta bentuk dukungan lainnya yang dibutuhkan untuk membantu upaya perang. Aktor yang bertikai dalam sebuah perang proksi tidak hanya berupa pemerintahan sebuah negara, melainkan juga bisa aktor kekerasan non-negara seperti milisitentara bayaran, dan pihak ketiga lainnya. ‘titik.

Pendekatan Proxy War

Perang proksi tidak hanya berperang menggunakan kekuatan militer, tetapi juga melalui berbagai aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial budaya, hukum termasuk sosial media. Perang proksi biasanya melibatkan ‘orang atau kelompok lain. “Iya ibaratnya dalam sepak bola , menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi.

“Pembenturan Jokowi, Prabowo dan Ganjar itu memang ada yang ‘setting, karena berbagai alasan. Pak Ganjar pernah dibenturkan dengan kasus TimNas Israel, namun kemudian lenyap. Pak Prabowo kini mulai lagi dibenturkan dengan kasus Mei 1998, tidak puas sampai situ, upaya pembenturan Presiden Jokowi dan Prabowo pun dilakukan. Sayang gagal lagi. Karena masyarakat kita sudah pintar politik. Bandarnya pasti rugi banyak itu, ehehehe“, selak Bang Zandi penggemar Mie rebus ini sambil terkekeh.

“Menjelang Pilpres 2024 mendatang ini ada yang aneh banyak narasi liar yang mengatakan jika Presiden Jokowi mendukung Prabowo sebagai Capres 2024. Bagaimana bisa, Pak Jokowi itu kader terbaik PDI Perjuangan pastinya mendukung penuh keputusan ibu Hajah Megawati Sukarno Putri selaku Ketumnya yang telah mencapreskan pak Ganjar sebagai Presiden thn.2024”, demikian Hasdan Nover Zandi atau yang akrab dipanggil ‘bang Zandi semalam (4/7)  disuatu tempat kawasan Raffles Hill Cibubur

Teman teman Relawan Ganjar dimana saja berada,

Masih kata bang Zandi atau yang pernah populer dengan nama samaran ‘Andi Gembul saat menjadi aktifis 1998 lalu ini, ada yang bermain dan ingin membenturkan Ganjar dengan Prabowo. “Presiden Jokowi dan pak Prabowo itu bersahabat dekat kalau pun pernah jadi rival saat Pilpres lalu, lihat saja setelah pak Prabowo diangkat sebagai Kemenhan, tidak merasa malu atau grogi dihadapan publik menyebut pak Jokowi sebagai mentor politiknya. Nah rupanya kedekatan ini ada pihak atau kelompok yang ‘cemburu. Dibuatlah Proxy-war semacam itu. Di spanduk, sosmed, dsb. Termasuk media-media asing pun sama, kan aneh kan?. Yang jelas teman teman saya  yang pernah satu barisan saat 1998 banyak juga yang mendukung pak Prabowo,  namun kami asik – asik saja, ngopi-ngopi. Ini kan pesta demokrasi. Harus dewasa, profesional dan proporsional lah”, tambah bang Zandi sambil menyeruput kopi panasnya.

Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto menyapa hadirin dalam deklarasi kampanye damai di halaman tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tampil kompak mengenakan pakaian adat. REUTERS/Darren Whiteside

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (Dok. DPP PDIP)

Hari ini (4/7), masih kata bang Zandi  hal ini ditegaskan kembali oleh Sekjen PDIP – Hasto Kristiyanto di sela Rakerda DPD PDIP Sumbar, di Kota Padang, bahwa Presiden Jokowi kader terbaik PDIP mendukung Prabowo sebagai Capres 2024 mendatang. Kalau pun terlihat dekat itu pun logis karena Prabowo adalah menterinya beliau, termasuk ini merupakan upaya beliau memastikan situasi nasional tetap aman dan kondusif jelang pergantian kepemimpinan nasional.“Pak Hasto mewakili PDIP memastikan kabar itu salah, pak Jokowi hanya  memastikan agar proses pergantian kepemimpinan kedepan berjalan dengan baik. Sebagaimana kedekatan beliau dengan Capres lainnya. PDIP itu partai yang telah teruji sikapnya, “ kata bang Zandi.

“Tapi kok dengan Capres Anies tidak demikian?”, pancing saya.

“Waktu pak Jokowi mengundang para Ketum Parpol ke Istana tgl. 2 Mei lalu, parpol mana saja yang tidak diundang?”, tanya balik bang Zandi

“PKS, Demokrat dan Nasdem”, jawab saya

“Nah itu jawabnya, Anies itu kan Capresnya koalisi mereka, koalisi perubahan, kan gitu”

Saya manggut-manggut, udara malam semakin dingin.

Ratusan massa menyerang kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat, 27 Juli 1996. (foto: wikipedia)

Saat ditanya mengenai tragedi Sabtu 27 Juli 1996 lalu yang kemudian dikenal dengan ‘ Kudatuli atau kerusuhan dua puluh tujuh Juli  jalan Diponegoro Jakarta pusat dengan korban tewas dan hilang tiada bekas mencapai puluhan orang itu. Bang Zandi alias Andi Gembul  diam 1000 bahasa.

PDIP akan gelar tabur bunga peringati peristiwa Kudatuli 1996

“Ya Allah tgl.27 juli mendatang usia kasus ini telah 27 tahun, semoga teman – teman aktifis & para kader PDIP yang meninggal yang hilang dsb diberikan pintu ampunan Allah SWT Tuhan YME, diterima amal ibadahnya dan dimaafkan segala khilafnya, dan surgalah tempat mereka kini, aamiin yarabal’alamiin”

Bang Zandi menolak untuk bicara banyak kasus Kudatuli itu, “Lain kali ya, next time”, katanya, saya pun manggut – manggut saja.

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

Pilpres 2024 (150), “GANJAR MEMANG BUKAN PRABOWO & ANIES”

Ganjar Pranowo Center (GRAN Center), “SELAMAT DATANG PARA PEJUANG !”

 

 

Tentang RedaksiKJ 3870 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan