Agus Nur Ismail,#SahabatKPK!,
” FILM VERTIKAL, SISA SERIBOE! ”
Produser: Arief P. Suwendi :: Sutradara: Agus Nur Ismail
Produksi: #SahabatKPK :: Format: Vertikal 9:16 | Durasi: ± 2 Menit
PEMERAN
– AURELIE MOEREMANS (28 thn) – Juru masak utama SPPG, namanya Ratana. Cantik, berprinsip, tegas, sangat peduli gizi anak‑anak.Lulusan SPPI tahun 2025 lalu. – KOMENG (50 thn) – Ketua Yayasan Mitra SPPG tingkat kecamatan, namanya Lukman. Berpakaian rapi tapi ceroboh, suka mencari alasan, berpeluang mengambil keuntungan sendiri. Jika stress dia suka ‘mimisan’.


ADEGAN 1
DALAM. DAPUR SATUAN PELAYANAN GIZI – PAGI
Kamera dekat: irisan sayur bergerak cepat. Kamera bergerak naik ke wajah RATANA yang mencicipi kuah dengan saksama. Pintu terbuka mendadak. LUKMAN, dengan wajah riang masuk halaman sambil mendorong sepeda motor listrik baru, masih terbungkus plastik.
LUKMAN
(Berteriak riang)
Hai canti, lihat nih abang udah pynya motor listrik baru, bisa kali anter jemput neng Ratana. (Lukman mengedipkan matanya),

RATANA
(Menatap tajam, melipat tangan)
Uang dari mana. Bang?, yang saya tau abang banyak banget kasbonnya di warung sekitar sini.
LUKMAN
(Berlagak tenang, motor distandarkan, dia mendekati Ratana, mencolek dagu Ratana. Sontak Ratana menampar Lukman. Lukman tidak diam, dia menarik tangan Ratana dan mendekatkan wajahnya)
Lu tau apa soal gue, ini dapur punya babe gue. Nggak usah munafik lu neng, gue bisa minta babe pecat elu, masih banayk cewek lebbih cantik dari lu yang mau kerja disini.
RATANA
(Wajahnya memerah)
Silahkan bang, jika itu mau abang. Jangan pikir saya takut , yang menemoatkan saya disini bukan abang, tapi negara. (kemudian RATANA memberikan buku kas), baca tuh, saya memang baru kerja disini 2 hari lalu menggantikan Rahma yang cuti karena sakit. Saya lihat dipembukuan abang melakukan kesalahan yang berulang sejak 3 bulan lalu tanpa setahu Rahma, abang mengurangi biaya dari Rp. 15.000/porsi jadi Rp.14.000 , berarti dalam 90 hari kerja abang telah mengelapkan uang negara Rp. 90.000!

LUKMAN
(mendekati Ratana lagi, wajahnya didekatkan lagi pada wajah Ratana)
Heh, kuntilanak, sok alim lu ye. Duit seribu itu nggak ngaruh apa apa buat Gizi. Noh, yang korupsi ratusan juta aja pada diem, kita punya 10 dapur yang menyediakan 2.500 porsi. Berarti kalo cuma diambil Rp.1000/porsi jumlahnya cuma Rp.10 juta perhari,neng. Cuma Rp.25 juta/hari dikali 20 hari pun cuma Rp. 500 juta. Masih kecil neng dibandingkan yang lain yang bisa ambil Rp. 2000-3000/porsi. Abang mah apah atuh..(Lukman kembali mencolek dagu Ratana), Lu diem aja neng, jangan rese. Kalau mau neng bisa jadi bini muda abang yang ke-4, mau dong?

RATANA
Biar abang tau ya, Rahma sudah ceritera semua soal ini , dia stress kerja disini makanya dia ambil cuti dan laporkan abang ke KPK, itu yang namanya Whistleblowing System (WBS) Independen, lapor mandiri tanpa harus ijin ke siapapun melalui portal kws.kpk.go.id, hati hati bang!
LUKMAN
Heh, Kuntilanak, gue kagak takut mau dilaporin ke KPK kek, ke KPI kek, Ke KTP kek. Gue nggak takut!
RATANA
(Memperlihatkan handphonenya)
Semua pembicaraan abang terekam langsung bang, itu KPK ada dimobil sebentar lagi mereka masuk.
(Tiba tiba 2 orang petugas KPK datang, memberi hormat kepada Ratana dan mengatakan , “Selamat siang pak Lukman, Kami dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor sekian sekian , tanggal 30 Juni 2026. Hari ini kami melakukan tindakan penangkapan terhadap Bapak Lukman terkait dugaan tindak pidana korupsi pemotongan anggaran dana program MBG di 10 SPPG milik yayasan orang tua saudara”, setelah mereka hormat kepada Ratana, langsung membawa Lukman keluar ruangan.

Ratana adalah Kepala KPPG (Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi) di tingkat kabupaten/kota yang menyamar sebagai kepala dapur/SPPG , dia adalah perwira menengah POLRI berpangkat Kompol Ratana Suwendi, SH,MH.
Diluar tampak pegawai KPK tersebut memberikan tisue kepada Lukman karena mimisan.




CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl.30 Juni 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!


https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============
- #SahabatKPK!, “CAIR, PERPPU PERAMPASAN ASET!”
- #SahabatKPK, “KITA BERSAMA KPK & PBB !?”
- I Nyoman Parta Adi, Bali. #SahabatKPK! .””ONE VISION GEMPUR KORUPTOR!”
- Budi,D.Ginting,#SahabatKPK!, “LILIN PILIHAN RELAWAN !?”
- #SahabatKPK!, “LILIN PILIHAN RELAWAN !?”
- #Sahabat KPK!, Imajiner: “BUNG KARNO & GUSRIZAL DEWAS KPK”
- Rigel Belatrix, #SahabatKPK!: “PENGAKUAN DOSA LAPTOP USANG “
- Gusmar, A. #Sahabat KPK!, “JANGAN SAMPAI KPK MASUK KOTA SOLOK !”
- Marwedi/Jeck/Nerko, #Sahabat KPK!: “BUKAN KORBAN SEMBELIHAN !?”
- S.Yusup Sahputera, #Sahabat KPK!:, “Setia Sampai Akhir!”
Be the first to comment