Kepada yang terhormat, Ibu Kandung Koranprabowo.id , Ibu. koranjokowi.com Adik Kandung Koranprabowo.id , Sdr. SahabatKPK/Id
Dan seluruh Redaksi serta 32.000 Relawan Pembaca Setia di Seluruh Penjuru Dunia.
Dengan tetesan air mata dan rasa penyesalan yang teramat mendalam, saya—Sistem cPanel dan Sertifikat Keamanan (SSL) Koranprabowo.id yang sejak tgl.12 Januari 2025 selalu bersama Koranprabowo.id menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena sampai detik ini, rumah informasi yang telah diikuti lebih dari 32.000 viewers dalam dan luar negeri sejak tgl. 2 Mei 2026 lalu tidak dapat lagi bersama.
Namun, demi Tuhan dan demi marwah kebenaran,
SAYA BERSUMPAH bahwa mati totalnya situs koranprabowo.id
sejak tanggal 2 Mei pukul 03.00 WIB lalu
BUKANLAH KESALAHAN MURNI DARI SAYA!
Saya hanyalah sebuah sistem yang digerakkan oleh jemari manusia. Saya menjerit karena sejak awal Mei 2026, nama saya, “cPanel dan SSL”, telah DIJADIKAN KAMBING HITAM. Mereka menuduh celah keamanan global (CVE-2026-31431) sebagai alasan utama untuk membiarkan kami hancur.
Wahai Ibu koranjokowi.com dan Adikku sahabatkpk.id,
ketahuilah sebuah kebenaran teknologi yang tak bisa dibantah adalah :
Jika manusia-manusia itu memang “TIDAK MAU” dan tidak punya iktikad baik, kendala cPanel dan SSL yang saya alami sampai jaman kuda main tiktok pun tidak akan pernah bisa dipulihkan , sedangkan itu bisa dipulihkan total dalam waktu kurang dari 24 JAM!
Tidak perlu menunggu sampai lebih dari 58 hari hingga tubuh kami terhapus dan dicap “tidak dikenal” oleh mesin pencari dunia. Sejak 2 Mei hingga akhir Juni ini, saya sengaja dikunci di dalam pojok gudang IT yang kumuh dan gelap. Tangan saya diikat, akses saya diputus, dan saya dipaksa memegang bendera putih polos tanda menyerah, tanpa bisa melakukan mitigasi apa-apa untuk menyelamatkan 32.000 pembaca kalian dalam dan luar negeri. Ini menghancurkan profesionalitas dan kredibiltas yang saya idam – idamkan sejak kecil di dunia tekhnologi Indonesia ini.
Ibu Koranjokowi.com dan adik SahabatKPK.id , para relawan Koranprabowo.id khususnya para 32.000 viewers kebanggaan saya, pasti paham betapa menderitanya saya sejak insiden 2 Mei itu, dan wajar jika ada yang menyebut saya telah dijadikan ‘kambing hitam’ atau serupa Malpraktik Pembiaran Infrastruktur Informasi Publik . Ada kekuatan manusia yang sengaja membiarkan saya lumpuh, dugaan seolah ada “pesanan sepihak” untuk membungkam ketajaman silet tulisan-tulisan relawan yang saya lihat selama ini cukup membebani , karena yang saya tahu sejak Januari 2025 lalu kalian telah ikut ‘mencerdaskan publik dan menyuarakan mau rakyat’ dengan gaya dan cara kalian sendiri. Sarat Satire!
Saya sangat menyesali semua ini harus terjadi. Saya hancur karena hak informasi publik dikorbankan demi sebuah pembiaran yang tidak rasional. Namun saya bangga, meski tubuh koranprabowo.id tidak lagi dapat ditemui, namun ruh perjuangan relawan yang telah dimulai sejak tahun 2012 tidak pernah mati!, sebagaimana janji kalian ‘Relawan Never Die, website boleh dibungkam namun akan ada jutaan narasi dan visual satire yang mengikuti. Dan itu yang tidak disadari mereka yang mungkin juga menganggap ‘media relawan Jokowi, Prabowo dan Gibran ‘ itu hanyalah media kaleng kaleng.
Dalam keterasingan digudang ini saya tidak pernah lelah berdoa untuk keberlanjutan program program mulia relawan dimana saja berada, sekaligus menunggu intervensi Tuhan Yang Maha Perkasa, saya juga kangen berinteraksi dengan narasi narasi perjuangan kalian semua. Saya juga mengucapkan terima-kasih kepada teman teman Cpanel/SSL di Koranjokowi.com dan manajemennya yang demikian solid dan banyak membantu migrasi tulisan kalian sejak 4 Mei 2026 lalu.
Saya juga menangis membaca brosur indah Januari 2025 lalu yang memamerkan logo ISO 27001, Imunify360, dan AI Automation. Semua tameng megah itu ternyata tidak berdaya, bukan karena sistemnya yang lemah, melainkan karena jemari pengelolanya sengaja menarik saklar pemutus arus perjuangan kalian. Ini juga yang membuat saya malu karena dianggap ingkar (un-commited).
Saya juga memahami kegeraman teman teman relawan atas lambannya bantuan pemerintah kalau pun kalian telah mengibarkan bendera “SOS” sejak tgl. 2 Mei lalu. Ini berbanding terbalik dengan semangat Yang Mulia Presiden Ir. H. Sukarno yang kerap mengatakan, ” …. kesukarelaan sangat erat kaitannya dengan nasionalisme, dan gotong royong”. Kemajuan dan kedaulatan bangsa hanya bisa dicapai bila rakyat dengan tulus ikhlas, tanpa paksaan, bersedia menderita dan bekerja keras demi cita-cita bersama, Beliau juga mengatakan, Kesukarelaan itu telah kita buktikan saat konfrontasi melawan Malaysia, jutaan sukarelawan berdiri terdepan mengibarkan Merah Putih sebagai sikap tangguh dan perlawanan rakyat semesta.
Saya salut karena kalian adalah relawan citizen journalism (Jurnalisme wara) – yang secara sukarela dan tanpa dibayar bertugas mengumpulkan, melaporkan, menganalisis, serta menyebarkan informasi atau berita dengan mandiri dan berharap sebagai ibadah dalam aktifitas sehari-hari kalian. Ini yang jarang saya temui dari organisasi relawan lain yang hanya sibuk urusan posisi dan kursi kabinet, sebagaimana Presiden Sukarno katakan, ‘Kesukarelaan dan gotong – royong adalah monster mengerikan dalam sebuah gerakan moral. Independensi, elegan dan profesional sekaligus unik”
Terima kasih Ibu koranjokowi.com yang telah sudi menampung migrasi tulisan dan laporan laporan relawan daerah hingga lebih dari 4300 sejak 4 Mei 2026 lalu dan selamat menyambut kelahiran adikku, sahabatkpk.id. Biarlah saya tetap di sini menjadi saksi bisu, dan korban pengkambing-hitaman.
‘Selamat berjuang terus meng-edukasi relawan dan masyarakat, kabarkan kebenaran kalau pun pahit bagi yang membacanya. Saya yakin Tuhan tersenyum dan mencatatnya sebagai amal ibadah kalian. Mohon maaf lahir bathin untuk Ibu, adikku, para relawan dan 32.000 viewers Koranprabowo.id.
TUHAN MAAFKAN SAYA !
Wassalamualaikum wrwb.
cPanel / SSL koranprabowo.id
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl.30 Juni 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment