MAHASISWA ITB 1960-1970 DALAM FRAME ANAK AKTIFIS

MAHASISWA ITB 1960-1970 DALAM FRAME ANAK AKTIFIS

Koranjokowi.com, OPini :
Jika bicara Institut Tekhnologi Bandung (ITB), hanya 2 yang ada dalam benak saya, almarhum ayah dan militansi mahasiswa ITB yang tiada surut ditelan jaman. Ayah adalah bagian terkecil dari aktifis ITB dijamannya, kalau tidak salah saat itu rektornya adalah alm.Letkol Ir. Koentoadji ; rektor ke-4 thn. 1965 – 1969 namun yang pertama yang berasal dari kalangan militer & ketua Ikatan Alumni ITB (IA ITB) yang pertama periode 1976 – 1981

Kata ayah,  Rektor Kolonel Ir. Kuntoadji rektor ke -20 Kampus Ganesha sejak TH Bandung didirikan ini dikenal sebagai ‘inisiator’ pembentukan Komite Aksi Pembersihan ITB (KAPI) guna bersih – bersih kampus dari unsur-unsur kiri khususnya dosen dan mahasiswa pro-komunis.

Dua hari setelah Let Kol Ir. Kuntoaji dilantik menjadi Rektor ITB, ada demonstran (diduga oknum2  CGMI yang diperkuat pelajar-pelajar RRC), bermaksud membakar Kantor dan Perpustakaan “Kentucky Contract Team/KCT” yang berada di Kampus ITB. KCT di ITB dalam rangka kerjasama antara ITB dengan University of Kentucky dalam program pemberian bantuan dosen-dosen , buku-buku , serta peralatan-peralatan pendidikan.
Selain itu tuntutan mereka juga adalah menolak diangkatnya seorang warga TNI sebagai Rektor ITB serta menuntut pembubaran Menwa ITB (Mahawarman). Rektor ITB Let Kol. Ir . Kuntoaji merasa itu tudingan ditujukan untuknya, Kunto beserta 10 orang pengawalnya dari Menwa ITB bersenjata lengkap menemui demonstran, bicara ini itu, itu ini dibicarakan;  hingga akhirnya mereka pun balik kanan menjauh dari ITB. Mahasiswa ITB lainnya yang sudah ‘siaga-1 pun bersorak gembira, ehehe.
Mungkin atas hal ini ayah katakan lagi, situasi ini dimanfaatkan DN Aidit melalui radio Australia mengembangkan isu jika militerisme mulai merabak di kampus ITB, bahkan Aidit menuntut kepada Presiden Soekarno, agar Resimen Mahasiswa seluruh Indonesia mulai 28 September 1965 dibubarkan saja, karena Menwa adalah prajuritnya ABRI saat itu.
Almarhum ayah memang bukanlah anggota Menwa ITB, namun sangat detil jika berceritera saat beliau masih hidup , suasana ITB di-era itu memang panas, apalagi setelah adanya aturan Rektor ITB  yang mengeluarkan instruksi kepada seluruh mahasiswa ITB , dibawah pengawasan Menwa ITB ‘Batalyon-I’.
Pada tanggal 30 September 1965, ada pengumuman tentang telah di bentuknya Dewan Revolusi untuk melindungi Negara dan presiden dari “coup d’tat” Dewan Jenderal.   Pangdam Siliwangi, Mayor Jenderal Ibrahim Adjie pun datang ke Kampus ITB kemudian Batalyon I pun mendapat dropping senjata dari Kodam untuk ‘jaga jaga’
Ibrahim Adjie - Ibrahim Adjie, Panglima Siliwangi Kesayangan Bung Karno
https://sociopolitica.files.wordpress.com/2011/09/untitled.jpg?resize=323%2C243
Sejak terjadinya peristiwa G30S/PKI, praktis tidak ada kegiatan perkuliahan selama hampir dua tahun. Kata ayah. Kegiatan sehari-hari di kampus hanya di penuhi dengan kegiatan demonstran. Menwa ITB /Batalyon I dan mahasiswa lain tetap  “siaga tingkat satu” , siang malam, 48 jam. Ehehe. dengan tujuan  membela dan mempertahankan Kampus ITB dari serangan G 30S /PKI . Kebersamaan ini membuat simpati banyak orang, maka tidak aneh mereka memperoleh dukungan logistik dari ibu-ibu dan istri dosen setiap hari. Bahkan ayah dan teman teman pernah mendapat oleh oleh rambutan satu pickup , beras dsb dari para orang tua mahasiswa yang simpati. Juga masyarakat Bandung sekitar.
(Merahputih.com)
Ayah juga pernah berceritera teman temannya yang anggota Menwa ITB  ikut dalam penumpasan G30SPKI khususnya  di Jawa Barat dengan sandi ‘Sadagori. Dimana ini adalah gagasan dari Panglima Siliwangi – HR Darsono. Sadagori diartikan ‘akar rumput, yang  dalam operasinya tentara & mahasiswa ITB melakukan sosialisasi dan dakwah ke desa-desa guna meredam aksi PKI, bukan melakukan perang.
Panglima Siliwangi – HR Darsono
Keterlibatan Menwa ITB dalam Sadagori selain diperbatasan juha di kota untuk menjaga keamanan dan patroli di kota, karena pasukan tentara di kirim ke semua perbatasan di Jawa barat. Mereka  harus melakukan patroli setiap malam dengan persenjataan komplit, juga alat komunikasi dan kendaraan patroli.
Gerakan mahasiswa era tahun 70an
“Mengapa papih tidak masuk Menwa ITB ?”, kerap saya tanya kepada almarhum saat beliau masih ada
“Banyak cara untuk berjuang”, itu selalu jawabnya, namun yang saya tahu kemudian ayah demikian dekat dengan para pekerja sektor in-formal (buruh, PKL khususnya pengemudi beca se-kota Bandung), ikut  menghalau ‘Tricking PKI sekaligus menjadikan mereka & pengemudi beca sebagai keamanan dan kekuatan kota Bandung.
‘Aneh kan?, ‘ehehehe.
Dengan bersatu-padu, baik para mahasiswa yang Menwa ITB dan yang bukan, mereka tetap bersatu-padu dalam perjuangannya yang terus berlanjut selaku rivalnya Orde baru / Presiden Soeharto , tidak hanya melalui demo fisik mereka juga menerbitkan buku putih berisikan data-data kajian fakta dan juga pemikiran-pemikiran untuk perbaikan bangsa.  Juga spanduk, poster poster dsb. Namun gerakan moral ini akhirnya di-“gebuk”  oleh tentara pro Suharto. Para tokoh mahasiswanya dipenjarakan di tahanan politik, ada yang di ‘buang ke Cimahi atau tempat-tempat lain yang disembunyikan sebagaimana almarhum waktu lalu + stempel sebagai ‘Sukarnoisme. ‘opppss..
RIP: 10/03/1940 – 11/01/2020
(Red-01/Foto.ist)
Lainnya,

NASIONAL

DIN SYAMSUDIN DIUSULKAN  PECAT SEBAGAI ASN/PNS OLEH GAR ITB & AKARJOKOWI2013

DIN SYAMSUDIN DIUSULKAN  PECAT SEBAGAI ASN/PNS OLEH GAR ITB & AKARJOKOWI2013  KoranJokowi.com, Bandung : ALUMNI KONGRES RELAWAN JOKOWI 2013 (AKARJOKOWI 2013) mendukung upaya Kelompok Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) yang menuntut Kepala Badan Kepegawaian […]

EDITORIAL

Melawan Lupa (131) ,” BELAJAR DARI GEMPA CIANJUR, JAGA AGAR SESAR LEMBANG TIDAK MARAH ! “

Melawan Lupa (131) ” BELAJAR DARI GEMPA CIANJUR, JAGA AGAR SESAR LEMBANG TIDAK MARAH ! “ KoranJokowi.com, Bandung : Teman teman Relawan Jokowi – Ahok dimana saja kalian berada, Setelah terjadi gempa Cianjur, senin  (21/11) […]

Ngopitainmen (19), “KANGEN CAFE BMC BANDUNG, LOVE ME TENDER”

Ngopitainmen (19), “KANGEN CAFE BMC BANDUNG, LOVE ME TENDER” Koranjokowi.com, Bandung : Jika ada waktu ‘hangout ke kota Bandung ada satu tempat yang saya kangeni yaitu Bandoengsche Melk Centrale (BMC)  yang masuk katagori no. 235 dari […]

Melawan Lupa (29): “MAHASISWA GONDRONG, HIPPIES & TUKANG BECAK BANDUNG MUSUH ORBA !?”

Melawan Lupa (29): “MAHASISWA GONDRONG, HIPPIES & TUKANG BECAK BANDUNG MUSUH ORBA !?” Koranjokowi.com, Bandung : Teman teman Alumni Kongres Relawan Jokowi  2013 (Akarjokowi2013) dimana saja kalian berada, Pada era akhir 60-an hingga 70-an lalu […]

 

 

Tentang RedaksiKJ 3342 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan