#SahabatKPK!, “GOA PAWON GO INTERNASIONAL THN.2027-2029!?”

#SahabatKPK!,

“GOA PAWON GO INTERNASIONAL THN.2027-2029!?”

Laporan khusus Kabinet FABJOUR menyajikan sidak darurat Presiden Miss Pussy Noni bersama para menteri ke situs purbakala Gua Pawon di Bandung Barat. Bawa Modal Rp 400 Triliun dari Prabu Siliwangi dan Teknologi Swiss, Siap Pecat Birokrasi Lambat UNESCO!”

LAPORAN KHUSUS RESIDENSI FABELIANO

Kepada Yth: KordNas KoranJokowi.com, Sdr.Arief P.Suwendi.
Dari: Presiden Republik Fabeliano, Miss Pussy Noni
Perihal: Hasil Sidak Dadakan & Cetak Biru Penyelamatan Karst Gua Pawon, KBB.

1. Permohonan Maaf Protokoler & Sentilan Kampung Halaman

Dengan segala hormat, saya atas nama Kabinet FABJOUR memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada KordNas karena telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gua Pawon, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat tanpa izin tertulis terlebih dahulu.

Sidak ini kami lakukan spontan sebagai bentuk “tanda bakti” dan kepedulian konkrit kami. Kami melihat selama ini KordNas terlalu sibuk berkelana mengurus masalah relawan di berbagai daerah lain di nusantara, sampai-sampai kampung halaman sendiri ‘dinomorduakan. Maka dari itu, kabinet mengambil alih inisiatif ini demi menjaga marwah tanah Parahyangan khususnya di Kab.Bandung Barat (KBB).

2. Manifes Anggota Sidak Pasca-Jumat (31 Juli 2026)

Sidak dilaksanakan dengan pengawalan ketat pada hari Jumat, 31 Juli 2026, dipimpin langsung oleh saya dan diperkuat oleh para menteri kunci yang bergerak senyap di lapangan:

  • Jenderal Bodas (Menteri Dalam Negeri): Memastikan kedaulatan wilayah geografi tanah Sunda.
  • Simakobu, M.Eng. (Menteri ESDM): Memeriksa teknis ambang batas emisi industri batu kapur.
  • Mat Kampret (Menteri Intelijen & IT): Membuka radar sonar untuk mendeteksi tingkat kepekatan polusi di ruang gelap gua.
  • Bro Simpai (Menteri Parekraf dan Gen Z) : Menghitung potensi pemberdayaan wisata konsep EDUTAINMENT – Edukasi & Entertainment.
  • KH. Mbek (Penasehat Bidang Toleransi Agama & Budaya): Menghitung potensi pembangunan ‘Kampoeng Manasik’ Goa Pawon
  • Tarzan Sunda (Konsultan Kabinet Bd. Tata Kota & Hutan Mangkrak) :Menghitung dan mengevaluasi mengapa Goa Pawon ‘mangkrak’ di UNESCO sejak thn.2010 

 

3. Diplomasi Tingkat Tinggi UNESCO & Mega-Investasi Rp 100 Triliun

Setibanya di lokasi, rombongan kabinet disambut oleh tetua adat setempat, Ki Cingkrang dan Eyang Kampret. Namun, AKI HIU  (Ikan Hiu Purba – 1 juta tahun lalu yang menjaga Goa Pawon) itu telah dikenal sebagai ‘Sekretaris Kabinet Kerajaan Pawon juga berhalangan hadir karena sedang menemani Raja Tumang dan Ratu Dayang Sumbi menuju markas UNESCO mempertanyakan mengapa UNESCO belum juga menjadikan Goa Pawon sebagai World Heritage Site / Situs Warisan Dunia. 

Namun dari surat AKI HIU yang dititipkan , banyak hal yang membuat Kabinet FABJOUR  geleng geleng kepala dan manggut manggut. Tidak main-main, demi membebaskan lahan cagar budaya ini dari cengkeraman eksploitasi, pihak kerajaan kata AKI HIU telah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp 300 -500 Triliun untuk membebaskan lahan di Desa Masigit seluas lebih dari 10 kilometer persegi (1.064 hektar = Rp.226 triliun). Dimana konon anggaran itu telah dipersiapkan oleh Raja Pajajaran 1482 – 1521 M ,  Prabu Siliwangi ( Jaya Dewata / Sri Baduga Maharaja). Tanpa harus mengemis APBN/APBD.

Rencana Relokasi Satire: Sebanyak lebih dari 33.000 jiwa penduduk Desa Masigit sebagai TKP Goa Pawon   rencananya akan direlokasi massal ke daerah Lembang dan mereka mendapat pengganti tanah Rp.25 juta/meter dan lokasi baru minimal 2 hektar + rumah minimalis type 36. Total = Rp.25 juta x 33.000 KK = Rp. 825 miliar + Ini itu = Rp. 1 triliun, masih sisa banyak dari Rp.500 triliun, semua senang karena rakyat tidak dibebankan pajak ini itu. Ehehe.

4. Solusi Sains: Adopsi Teknologi Skandinavia, Amunisi Swiss, & Subsidi UNA

Kabar baiknya, pabrik-pabrik kapur lokal tidak perlu digusur habis selama mereka mau tunduk pada standar teknologi hijau yang dibawa oleh Raja Tumang. Saat ini, Raja sedang melakukan negosiasi bilateral dengan negara-negara pelopor teknologi dunia:

Raja Tumang bersama Raja raja hewan  dari negara Islandia, Swedia, Norwegia, Jerman, dsb sedang membuat konsep / teknologi daur ulang gas berbahaya untuk menyaring Sulfur Dioksida (SO₂) dan Nitrogen Oksida ($NO_x$). Dimana hasil reaksi kimia canggih ini akan mengubah gas beracun dari cerobong 18 pabrik kapur  sekitar Goa Pawon menjadi Gipsum (CaSO₄ ⋅ 2H₂O) melalui metode Flue-Gas Desulfurization (FGD). Dan melalui dukungan ‘katabelece’ dari Presiden  UNA (United Nations Animals) – Prof.DR.Yakagawa , investasi awal alat skala industri besar (di atas 15.000 CFM) yang normalnya berbiaya Rp 4 – 7 Miliar ini akan mendapatkan diskon khusus 40% hingga 70%.

 Raja Tumang juga , menurut surat AKI HIU, sedang bernegosiasi ketat dengan pihak Swiss & Australia tentang  teknologi peledakan terkendali (controlled blasting). Menggunakan detonator yang diatur secara digital, peledakan batuan diatur bergiliran dalam jeda milidetik (millisecond delay). Melalui hukum fisika tabrakan gelombang (wave superposition), getaran dari lubang pertama akan saling membatalkan dengan lubang kedua, sehingga mampu meredam guncangan tanah hingga 30% – 60%! , sehingga struktur purba Gua Pawon pun aman dari risiko runtuh. Ada pun anggaran antara Rp. 200-600 juta/unit telah dipersiapkan untuk ke-18 pabrik kapur tersebut secara gratis. Bahkan, para teknisi andal dari Swiss dan Australia siap memberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) gratis agar para pemuda lokal di Bandung Barat bisa memproduksi sistem ini secara mandiri di masa mendatang.

5. Goa Pawon Thn.2027-2029 : Wisata Edutainment & Kampoeng Manasik

Diakhir suratnya AKI HIU berharap kepada Kabinet FABJOUR agar segera merealisasikan semuanya dengan baik, jujur, amanah, proporsional & profesional. Karena Prabu Siliwangi melalui Raja Tumang dan Ratu Dayang Sumbi menginginkan pembangunan Goa Pawon dalam konsep EDUTAINMENT (Edukasi & Entertainment : Studio Film alam, Musium Purba, Venue Pentas seni budaya Jabar, UMKM, Venue outdoor sport,  Wisata keluarga & Kampoeng Manasik)

Demikian laporan ini kami sampaikan, mohon perintah selanjutnya dan mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. 

Bandung, Tgl. 1 Agustus 2026.

Salam Fabelisme Journalism,
Miss Pussy Noni
President of Fabeliano

(Red-01/Foto.ist)

#SahabatKPK
#FabelismJournalism
#FABJOUR
#KoranJokowi
#SelamatkanGuaPawon
#SaveGuaPawon
#KarstCitatah
#BandungBarat
#CipatatPadalarang
#MissPussyNoni
#JenderalBodas
#SimakobuMEng
#MatKampret
#Tarzan Sunda
#RajaTumang
#RatuDayangSumbi
#ControlledBlasting
#TeknologiHijau
#DaruratKawasanKarst
#Setneg
#KSP
#Kemenparekraf
#GubernurJabar
#DediMulyadi
#KDM
#BupatiBandungBarat
@squad_sahabatkpk

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“DISAAT MANUSIA BINGUNG DAN TAKUT BICARA TENTANG ANTIKORUPSI MAKA HEWAN AKAN AMBIL ALIH!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, Tgl. 1 Agustus 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

“ONE BLOOD: POLRI, KPK, DAN KEJAKSAAN”

=======================

Tentang Koran Jokowi 4395 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan